Tanah Bumbu, KabarOneNews.com — Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Asri Noviandani, SP, melaksanakan kegiatan Reses I Masa Sidang I di daerah pemilihan (dapil) III yang meliputi Kecamatan Satui dan Angsana sebagai upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan tersebut digelar di Desa Sekapuk, Jumat (10/4/2026).
Pada kesempatan tersebut, Asri Noviandani menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan agenda rutin DPRD yang dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun di masing-masing dapil.
Ia menjelaskan bahwa reses menjadi momen penting bagi anggota dewan untuk turun langsung ke lapangan, bertemu masyarakat, serta menampung berbagai masukan yang berkaitan dengan pembangunan daerah.
“Aspirasi yang disampaikan masyarakat ini akan menjadi bahan dalam mempercepat pembangunan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, maupun sektor lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sejumlah usulan dari masyarakat Desa Sekapuk telah disampaikan sebelumnya, di antaranya proposal pembangunan mushola dan jalan usaha tani.
Menurutnya, usulan tersebut berpeluang direalisasikan pada tahun-tahun berikutnya melalui dinas terkait. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengawal proses tersebut.
“Asalkan ada proposal yang diajukan, baik ke dinas maupun kepada anggota dewan, maka akan lebih mudah untuk diperjuangkan, terutama saat pembahasan anggaran,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran anggota dewan dalam mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan secara optimal.
Selanjutnya, Asri Noviandani menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk wilayah Desa Sekapuk, mulai dari RT 1 hingga RT 4, kepada Dinas Perhubungan. Ia menjelaskan bahwa pengajuan tersebut telah dilakukan dan saat ini masih dalam tahap penyiapan peralatan.
“Oleh karena itu, saya mengimbau kepada bapak dan ibu apabila terdapat PJU di Jalan Sekapuk yang rusak atau tidak berfungsi agar segera melaporkannya kepada pemerintah desa, RT, atau pihak terkait yang dikenal, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” imbaunya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemasangan rambu lalu lintas berupa cermin tikungan telah dilakukan di sejumlah titik rawan kecelakaan. Langkah tersebut diambil mengingat kondisi jalan di wilayah tersebut yang memiliki banyak tikungan, sehingga diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan.
Dalam dialog bersama warga, berbagai aspirasi lainnya turut disampaikan. Permasalahan infrastruktur jalan menjadi salah satu keluhan dominan, terutama di kawasan perumahan yang masih becek saat musim hujan. Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan jembatan, gorong-gorong, serta pengerasan akses jalan menuju sejumlah titik permukiman.
Di sisi lain, keluhan warga juga mencakup lampu PJU yang rusak serta minimnya akses air bersih di beberapa wilayah. Permasalahan ini dinilai perlu penanganan cepat karena berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari masyarakat.
Dalam bidang keagamaan, warga menyampaikan kebutuhan dukungan pembangunan tempat ibadah, baik mushola maupun gereja, termasuk penyelesaian perizinan dan bantuan fasilitas pendukung lainnya.
Sementara itu, kalangan pemuda melalui Karang Taruna mengusulkan penambahan fasilitas olahraga, seperti lampu lapangan voli dan jaring penahan bola, guna menunjang kegiatan olahraga masyarakat desa.
Pada sektor ekonomi, masyarakat berharap adanya dukungan pengembangan usaha produktif, seperti pasar desa dan budidaya kolam ikan, guna meningkatkan pendapatan warga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Asri Noviandani menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Ia berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang ada, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Oksa)



















