BALIKPAPAN – kabaronenews.com – Gema takbir dan selawat diiringi Hadroh remaja masjid menyambut kehadiran Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., dalam agenda Safari Ramadan 1447 H di Masjid Mishbahush Shudur, Gang Batu Arang, Kelurahan Baru Tengah, Rabu (4/3/2026).
Momentum ini bukan sekadar kunjungan formal birokrasi, melainkan sebuah perjalanan spiritual dan nostalgia bagi sang pemimpin di tanah kelahirannya sendiri.
Nostalgia dan Pendidikan Adab
Suasana haru menyelimuti jamaah saat pengurus masjid mengungkapkan fakta historis bahwa Wali Kota adalah Ketua Pengurus Masjid tersebut hingga sekarang.
Sebagai “Anak Kampung Baru”, Rahmad tampak emosional saat bersalaman dengan guru mengaji dan tokoh masyarakat yang mendidiknya di masa kecil.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa keberhasilan yang diraihnya saat ini adalah buah dari ketaatan kepada orang tua dan penanaman nilai Al-Qur’an sejak dini.
“Saya berdiri di sini bukan sebagai penguasa, melainkan sebagai hamba Allah yang dibentuk oleh doa-doa orang tua di tanah Batu Arang ini. Lingkungan ini mengajarkan saya bahwa pemimpin harus memiliki mentalitas pelayan (khadimul ummah),” tuturnya dengan nada rendah hati.
Menjaga Amanah: Dari Air Bersih hingga Infrastruktur
Sesuai dengan nilai amanah dalam Islam, Wali Kota mengingatkan warga tentang pentingnya menjaga fasilitas publik sebagai bagian dari ibadah sosial.
Secara khusus, ia menyoroti isu air bersih dengan mengimbau warga untuk tidak melakukan praktik ilegal pada instalasi PDAM.
“Islam mengajarkan kita untuk tidak mengambil hak orang lain. Melubangi pipa secara ilegal berarti menghambat hak saudara kita yang lain untuk mendapatkan air. Mari kita jaga kejujuran agar keberkahan mengalir di kota ini,” tegasnya.
Terkait percepatan pembangunan, ia memaparkan rencana strategis bagi Balikpapan Barat yang mencakup pembangunan rumah sakit, renovasi pasar, hingga pelebaran jalan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur adalah ikhtiar untuk meningkatkan kesejahteraan umat (maslahah mursalah).
Tausiah: Kepemimpinan yang Dermawan
Menjelang salat Tarawih, tausiah Ramadan menggarisbawahi sosok pemimpin yang meneladani sifat kedermawanan Rasulullah SAW.
Khatib menekankan bahwa pemimpin yang telah selesai dengan urusan pribadinya cenderung akan lebih fokus dalam mewakafkan waktu dan pikirannya untuk rakyat.
Jamaah juga diingatkan bahwa bulan Ramadan adalah momentum terbaik untuk “berdagang” dengan Allah melalui sedekah, sebagaimana janji Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 261 tentang pelipatgandaan ganjaran.
Zakat Mal dan Dukungan Fasilitas Ibadah
Sebagai wujud nyata dukungan terhadap syiar Islam dan kenyamanan ibadah, Pemerintah Kota Balikpapan menyerahkan bantuan sarana prasarana masjid berupa:
3 unit Air Conditioner (AC) untuk kesejukan jamaah.
5 unit Kipas Angin.
Buku Safari Ramadan dari Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan sebagai literasi dakwah.
Acara yang dihadiri oleh jajaran OPD, Forkopimda, dan tokoh agama ini diakhiri dengan doa bersama yang khusyuk.
Kegiatan ini mempertegas pesan ukhuwah islamiyah: bahwa meski pembangunan fisik terus berpacu, persatuan hati dan ketaatan kepada Sang Pencipta tetap menjadi fondasi utama kemajuan Kota Balikpapan.
NK


















