Lamongan , KabarOnNews.com— Perjalanan menuju Tanah Suci bukan sekadar soal tiket pesawat dan kamar hotel. Bagi calon jemaah umrah dan haji, perjalanan tersebut menyangkut ibadah, keamanan, kenyamanan, sekaligus kepercayaan.

Karena itu, memilih biro perjalanan yang memiliki legalitas dan tata kelola yang jelas menjadi salah satu langkah penting sebelum berangkat.
PT Sutra Tour Hidayah atau Sutra Tour & Travel mengklaim telah menjalankan layanan perjalanan ibadah sejak 2014. Perusahaan ini memosisikan diri sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang mengutamakan pelayanan, pendampingan ibadah, serta kepastian perjalanan jemaah.
Dalam materi profil perusahaan, Sutra Tour & Travel menyebut memiliki Akreditasi A dari lembaga sertifikasi independen serta perizinan operasional yang disebut masih aktif sesuai ketentuan yang berlaku.
Perusahaan juga mencantumkan SK DEPAG Nomor 127 Tahun 2020 sebagai bagian dari legalitas operasionalnya. Selain itu, Sutra Tour & Travel menyatakan diri sebagai anggota aktif AMPHURI, asosiasi yang menaungi penyelenggara perjalanan haji dan umrah.
Lima Kepastian untuk Jemaah
Salah satu konsep pelayanan yang ditawarkan adalah “5 Pasti Umrah”.
Pertama, pasti travelnya berizin resmi. Kedua, pasti jadwal keberangkatannya. Ketiga, pasti terbang dengan maskapai yang digunakan. Keempat, pasti hotel dan akomodasinya. Kelima, pasti visanya.
Konsep tersebut menjadi penting di tengah banyaknya pilihan biro perjalanan umrah. Calon jemaah tidak hanya membutuhkan harga paket yang menarik, tetapi juga kepastian mengenai dokumen, penerbangan, akomodasi, dan jadwal perjalanan.
“Pasti” dalam konteks ini bukan sekadar slogan pemasaran. Bagi jemaah, kepastian merupakan bagian dari rasa aman sebelum menyerahkan biaya dan melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
Muthawwif Menjadi Pendamping Ibadah
Perjalanan umrah juga tidak berhenti pada persoalan teknis. Di Tanah Suci, jemaah membutuhkan pendamping yang memahami rangkaian ibadah sekaligus kondisi lapangan.
Sutra Tour & Travel menyatakan setiap kelompok jemaah didampingi muthawwif berpengalaman. Pembimbing tersebut disebut memiliki pemahaman mengenai fikih ibadah, ramah dalam mendampingi jemaah, serta telah mendapatkan sertifikasi sesuai klaim perusahaan.
Pendampingan tersebut menjadi penting terutama bagi jemaah yang baru pertama kali menjalankan ibadah umrah.
Penjelasan mengenai tata cara ibadah, lokasi pelaksanaan, hingga pengaturan kegiatan selama berada di Tanah Suci membutuhkan komunikasi yang jelas dan pendampingan yang memadai.
Layanan Digital dan Customer Support
Perkembangan teknologi turut mengubah cara calon jemaah berkomunikasi dengan biro perjalanan.
Sutra Tour & Travel menyebut menyediakan customer support dan layanan asisten digital untuk membantu calon jemaah memperoleh informasi mengenai paket perjalanan, persiapan keberangkatan, serta kebutuhan administrasi.
Keterbukaan informasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan. Calon jemaah perlu memperoleh penjelasan yang mudah dipahami mengenai harga paket, fasilitas, jadwal, maskapai, hotel, visa, hingga ketentuan perjalanan sebelum melakukan pembayaran.
Kepercayaan Dibangun Sebelum Pesawat Lepas Landas
Pada akhirnya, bisnis perjalanan ibadah memiliki karakter berbeda dibanding perjalanan wisata biasa. Yang dibawa jemaah bukan hanya koper, paspor, dan tiket, tetapi juga harapan untuk menjalankan ibadah dengan tenang.
Sutra Tour & Travel mencoba menempatkan legalitas, pendampingan ibadah, kepastian perjalanan dan pelayanan jemaah sebagai bagian dari tawaran utamanya.
Namun bagi calon jemaah, prinsip kehati-hatian tetap penting. Legalitas PPIU, status izin terbaru, akreditasi, keanggotaan asosiasi, identitas perusahaan, rekening pembayaran, serta rincian fasilitas paket sebaiknya diperiksa melalui sumber resmi sebelum melakukan transaksi.
Sebab dalam perjalanan menuju Tanah Suci, kepercayaan tidak cukup hanya diucapkan. Ia harus dibuktikan melalui legalitas, pelayanan, dan kepastian yang dapat diverifikasi.(****).



















