Jakarta, KabarOne News com-iatilah “Stirick aturan” Selama Tinggal di Jl.Sadar IV sekitar Pasar Petojo Ilir hanya Dipta Dwipakusuma yang berani merapihkan Jl.Sadar IV melakukan Penertiban Pedagang Kaki Lima disini sebanyak 180 pedagang di tertibkan di tingkat kelurahan setelah itu ditata yang semua Kumuh Menjadi tertata Rapih
Jakarta Era Kepemimpinan Dipta Dwipakusuma Sebagai Eks Lurah Petojo Utara dikenal gebrakan Penataan Pasar Petojo Ilir dan Penertiban Pedagang Kaki Lima
“Stirick aturan” Selama Tinggal di Jl.Sadar IV sekitar Pasar Petojo Ilir hanya Dipta Dwipakusuma yang berani merapihkan Jl.Sadar IV melakukan Penertiban Pedagang Kaki Lima disini sebanyak 180 pedagang di tertibkan ditingkat kelurahan setelah itu ditata yang semua Kumuh Menjadi tertata Rapih
Terliat “Wajah Pasar wilayah Petojo Utara semangkin hari berubah, yang dulu Pemandangan bersih, “Disulap Lukisan Tembok yang indah berupa mural”.kini sekarang didepan Lukisan Tembok yang “pudar” itu berubah ada nya Bak sampah dan gerobak dipajang dibawa Tembok Kesan dan Kumuh Pantauan Jurnalis Pada Selasa (21/1/2025).
Semenjak Pak Dipta menjadi lurah Petojo Utara beliau konsen penertiban kaki lima Pasar Petojo Ilir dibersihkan hingga dibuat taman semua ini hasil kerja pak dipta ada suatu karya yg baik.ucapnya.
“Pak Dipta konsisten sampai sekarang ini satpol pp konsen penertiban pedagang cuman pada diduga pasar jaya management tidak baik, Saya pikir kalau pak dipta bisa welcome back wilayah Petojo Utara bagus sekali, kami sangat merindukannya karena sudah banyak macan tidur keluar lagi taringnya karna tau pak dipta mutasi dan juga masih banyak yang belom terselesaikan” ungkapnya.
Program Program banyak kemajuan dari Pak Dipta bukan hanya daerah saya di wilayah lain penataan juga di laksanakan selain itu saya liat ada MCK di rw 03 dan 08 hasil karya Pak Dipta namun saya sangat kecewa karna ketika sudah mao jadi beliau malah mutasi namun kami sangat bersyukur karna pak dipta pernah bertugas di petojo utara, selain itu responnya sangat Cepat tanggap
apabila ada keluhan warga sampai dikira tidak pernah tidur dan Pak Dipta itu “Strict aturan”. Kata RT 06.tutup (Sena).



















