LAMONGAN, KabarOne News.com– Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Lamongan bergerak cepat meninjau Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Cabang Olahraga (Cabor) Dayung menjelang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026. Monitoring intensif ini digelar di perairan Sungai Bengawan Solo, bawah Jembatan Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, guna memastikan kesiapan atlet bertanding di Kabupaten Ngawi pada 7–11 November 2026 mendatang.
Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Lamongan, M. Fauzan Badri, S.IP., menegaskan optimismenya meski dayung merupakan cabor baru bagi kontingen Lamongan. “Melihat kegigihan dan kedisiplinan luar biasa para atlet muda di lapangan, kami sangat optimistis cabor dayung mampu menyumbangkan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Lamongan,” ujar Fauzan saat meninjau langsung latihan.
Dari sisi teknis, Kepala Pelatih Cabor Dayung Lamongan, Nuhan Ubed, bersama tim pelatih (Navi dan Azil), membenarkan bahwa porsi latihan sengit sengaja diterapkan untuk menggenjot fisik dan teknik. Sisi akomodasi dan jarak geografis yang jauh disiasati secara ketat agar tidak menurunkan kualitas performa atlet.
“Jarak venue latihan lumayan jauh, maka kami maksimalkan materi penuh pada Jumat, Sabtu, dan Minggu untuk seluruh kelas. Di luar itu, atlet wajib melakoni latihan mandiri pagi dan sore yang perkembangannya kami rekap secara berkala,” jelas Azil mewakili tim kepelatihan.
Menanggapi program tersebut, Ketua Umum PODSI Lamongan, M. Lutfi Ludianto, mengingatkan tim untuk tidak lengah. Lewat sambungan telepon, ia menginstruksikan tim pelatih membuat draft rekam jejak (record) perkembangan fisik dan teknik secara mendetail. Langkah ini krusial sebagai bahan evaluasi objektif demi mengunci target medali emas di POPDA XV Jatim nanti.(***).


















