LAMONGAN | KabarOne News.com-Madrasah Mu’allimin Mu’allimat (MMA) Sunan Drajat, Lamongan, meraih penghargaan Gold Award dalam ajang Indonesia Islamic School Excellence Awards 2026 yang diselenggarakan oleh 7Sky Media. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus melestarikan tradisi keilmuan kitab kuning sekaligus mengembangkan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kepala Madrasah MMA Sunan Drajat, Fery Fathoni, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh keluarga besar madrasah sekaligus penguat komitmen dalam mencetak kader ulama dan pemimpin bangsa.
“Penghargaan Gold Award dalam ajang Indonesia Islamic School Excellence Awards 2026 menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menjaga tradisi keilmuan pesantren melalui kajian kitab kuning, sembari mengintegrasikannya dengan sains modern, kepemimpinan berbasis Al-Qur’an, dan kaderisasi santri yang terstruktur. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras seluruh keluarga besar madrasah serta menjadi penguat kepercayaan masyarakat bahwa pendidikan pesantren mampu berprestasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.
Ke depan, kami berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui digitalisasi, penguatan bahasa asing, serta pengembangan jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan, demi mewujudkan visi Madrasah Mu’allimin Mu’allimat Sunan Drajat dalam mencetak kader ulama dan pemimpin bangsa yang berakhlakul karimah, berwawasan global, serta membawa kemaslahatan bagi agama, bangsa, dan negara,” ujar Fery Fathoni.
Perpaduan Tradisi Pesantren dan Pendidikan Modern
MMA Sunan Drajat menjadikan kajian kutubut turats atau kitab kuning sebagai identitas utama pendidikan. Pengembangan pembelajaran dilakukan dengan memadukan keilmuan pesantren, sains modern, kepemimpinan berbasis Al-Qur’an, serta sistem kaderisasi yang menanamkan kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab sosial.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi madrasah untuk mempersiapkan kader ulama dan pemimpin yang berkepribadian santri, berjiwa entrepreneur, berwawasan global, dan berakhlakul karimah.
Dalam bidang prestasi, santri MMA Sunan Drajat telah mengikuti dan meraih capaian dalam berbagai kompetisi, di antaranya Musabaqah Qira’atil Kutub tingkat nasional, MHQ tingkat karesidenan, Olimpiade Nahwu Sharaf, serta Juara I Musabaqah Kaligrafi tingkat Kabupaten Lamongan. Santri juga mengembangkan potensi melalui kegiatan ekstrakurikuler, seni Islami, dan karya tulis ilmiah.
Perkuat Mutu dan Kepercayaan Masyarakat
Penghargaan Gold Award 2026 diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan pesantren. Bagi MMA Sunan Drajat, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga amanah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan.
Ke depan, madrasah menyiapkan sejumlah langkah strategis, meliputi digitalisasi manajemen dan pembelajaran, penguatan bahasa Arab dan bahasa Inggris, serta pengembangan keterampilan, kepemimpinan, dan kewirausahaan santri.
Melalui langkah tersebut, MMA Sunan Drajat berkomitmen menjaga warisan keilmuan para ulama sekaligus mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan global dan memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.(****).

















