Banjarmasin,KabarOnenews.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM terus memperkuat kapasitas pelaku usaha kecil di Banua.
Salah satu langkah konkretnya adalah penyelenggaraan Pelatihan Keterampilan Teknis Olahan Makanan bagi Wirausaha Pemula/Calon Wirausaha, yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kota Banjarmasin, Selasa (2/12/2025).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, yang diwakili oleh Kepala Seksi Diklat SDM Koperasi pada Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil, Muhammad Husni, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi UMKM. Langkah ini dinilai strategis dalam mengatasi pengangguran, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menekan kesenjangan sosial di daerah.
“Menjadi wirausaha merupakan pilihan strategis untuk meningkatkan daya saing masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru. Melalui pelatihan ini, kita ingin menanamkan jiwa kewirausahaan dan memberikan bekal teknis yang dapat langsung diterapkan oleh para calon pelaku usaha,” ujar Husni.
Ia menambahkan bahwa pemberdayaan UMKM selama ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendukung pengentasan kemiskinan, peningkatan pendapatan masyarakat, dan perluasan kesempatan kerja.
Namun, kemampuan UMKM dalam mengurangi tingkat pengangguran masih perlu diperkuat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dinas Koperasi dan UKM Kalsel melalui Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil secara konsisten menyelenggarakan berbagai pendidikan dan pelatihan, terutama bagi masyarakat yang ingin memulai usaha baru atau mengembangkan usaha yang telah berjalan.
“Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya kami mendorong lahirnya wirausaha baru yang mampu memanfaatkan teknologi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pasar,” tambahnya.
Pelatihan yang berlangsung pada 2–5 Desember 2025 ini digelar selama 32 jam pelajaran dengan total 30 peserta, mayoritas berasal dari Kelurahan Gedang, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Para peserta mendapatkan materi lengkap, mulai dari pemahaman kewirausahaan, legalitas UMKM, motivasi dan inovasi, hingga kebijakan pemberdayaan UMKM di Kalsel.
Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan teknis terkait Good Manufacturing Practices (GMP), keamanan pangan, penggunaan bahan tambahan pangan, teknik pengolahan yang benar, penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP), pengelolaan modal usaha, pelabelan, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Pejabat Struktural Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, widyaiswara, serta praktisi olahan makanan yang berpengalaman.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak wirausaha baru yang lahir, mampu menciptakan produk unggulan, serta berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat di Kalimantan Selatan.
Sumber: MC Kalsel


















