kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Opini

“Menghubungkan Kampus dan Industri: Menyiapkan Lulusan yang Luwes, Kolaboratif, dan Siap Kerja di Era AI”

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
7 bulan yang lalu
“Menghubungkan Kampus dan Industri: Menyiapkan Lulusan yang Luwes, Kolaboratif, dan Siap Kerja di Era AI”
33
VIEWS

Oleh: Dr. H. Abdul Ghofur,SE.,M.Si. (Rektor, UNISLA)

Lamongan, KabarOneNews.com-Dunia kerja selalu menghadirkan realitas yang berbeda dengan bangku perkuliahan. Di kampus, mahasiswa terbiasa bekerja mandiri, menyelesaikan tugas individu, dan memahami teori melalui pendekatan akademik. Namun di dunia kerja, ukuran kompetensi tidak hanya ditentukan oleh “seberapa pintar” seseorang menguasai teori, tetapi “seberapa mampu” seseorang bekerja sama, beradaptasi, dan menyelesaikan masalah dalam tim. Karena itu saya selalu mengingatkan para mahasiswa dan lulusan bahwa prinsip sederhana seperti Amati, Tiru, Modifikasi (ATM) sering kali menjadi kunci percepatan adaptasi di dunia kerja. Kita mengamati praktik terbaik, meniru pola keberhasilannya, lalu memodifikasi sesuai kebutuhan sehingga menghasilkan nilai yang lebih tinggi. Prinsip ATM bukan tentang meniru secara mentah, tetapi tentang belajar secara cerdas dan responsif keterampilan yang sangat dihargai dalam dunia industri.

Berita‎ Terkait

KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM

Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan

Saat ini, kemampuan kognitif semakin dipermudah oleh hadirnya Artificial Intelligence (AI). Jika dahulu mahasiswa harus membaca berlembar-lembar jurnal untuk memahami suatu konsep, kini ringkasan, analisis, hingga contoh penerapannya dapat dihasilkan dalam hitungan detik. AI membuat proses berpikir teknis menjadi cepat dan praktis. Namun kemudahan ini sekaligus menjadi alarm bahwa kompetensi yang membedakan lulusan bukan lagi pada aspek hafalan atau ketepatan menjawab teori, tetapi pada soft skills yang tidak bisa digantikan oleh mesin. Dunia industri hari ini menghadapi masalah serius terkait soft skills: banyak lulusan yang menguasai teori, tetapi kurang mampu berkomunikasi, tidak percaya diri dalam menyampaikan pendapat, kurang adaptif dalam perubahan, atau kesulitan bekerja sama dalam tim. Padahal, komunikasi, leadership, manajemen konflik, empati, integritas, dan kemampuan mengambil keputusan adalah kemampuan dasar yang justru paling dicari. Soft skills inilah yang menentukan apakah seseorang bisa berkembang atau justru tertinggal meski secara intelektual unggul. Inilah tantangan terbesar yang harus dijawab oleh dunia pendidikan tinggi.

Karena itu, kolaborasi antara universitas dan dunia industri menjadi kebutuhan utama, bukan lagi pilihan. Kampus tidak boleh terisolasi dari kebutuhan nyata dunia kerja. Begitu pula industri membutuhkan energi baru dari kampus gagasan segar, kemampuan akademik, serta kreativitas mahasiswa dan dosen dalam melahirkan solusi. Kolaborasi ini harus bergerak dari sekadar acara seremonial menuju hubungan yang strategis dan produktif. Kampus perlu mendengar kebutuhan industri, memahami jenis kompetensi yang dibutuhkan, serta menyesuaikan materi ajar agar lebih kontekstual. Sebaliknya, industri dapat menjadi laboratorium hidup tempat mahasiswa belajar, bereksperimen, dan mengembangkan karakter profesionalitasnya.

Ada tiga langkah praktis agar lulusan lebih mudah diserap industri. Pertama, pengajaran berbasis industri, yaitu menghadirkan praktisi untuk mengajar, membimbing proyek mahasiswa, atau menjadi mitra evaluasi pembelajaran. Dengan demikian, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung tentang ritme kerja, standar profesional, hingga jenis soft skills yang harus mereka kuasai. Selain itu, model pembelajaran berbasis proyek nyata (project-based learning) mendorong mahasiswa melatih kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Kedua, lulusan harus memiliki nilai tambah agar mampu bersaing. Nilai tambah ini bukan hanya IPK tinggi, tetapi juga portofolio magang, pengalaman organisasi, kemampuan menggunakan AI secara produktif, kemampuan presentasi, sertifikasi kompetensi, serta literasi digital. Lulusan yang membawa nilai tambah seperti ini tidak hanya dicari oleh industri tetapi juga lebih cepat beradaptasi dan berkembang dalam pekerjaannya. Ketiga, bentuk kolaborasi yang sangat strategis adalah hibah antara universitas dan industri. Hibah dapat berupa dukungan alat produksi, hibah dana riset terapan, kerja sama pengembangan produk, beasiswa magang, hingga dukungan laboratorium. Hibah ini memberikan manfaat dua arah: kampus memiliki fasilitas dan pengalaman praktis yang lebih kuat, sedangkan industri mendapatkan riset dan SDM yang mendukung produktivitas dan inovasi mereka.

Pada akhirnya, tujuan utama pendidikan bukan sekadar menghasilkan lulusan berijazah, tetapi membentuk pribadi yang luwes, kreatif, komunikatif, dan mampu memberi nilai dalam lingkungan kerja. Lulusan yang dihasilkan harus siap menghadapi dunia industri yang kompetitif, cepat berubah, dan berlapis tantangan. Kampus dan industri harus berjalan dalam harmoni, saling menguatkan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Kita tidak hanya menyiapkan pekerja, tetapi calon pemimpin masa depan. Dengan sinergi yang kuat antara universitas dan industri, kita dapat memastikan bahwa lulusan UNISLA khususnya FEB bukan hanya siap kerja, tetapi siap bersaing dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa di era AI yang penuh peluang dan tantangan.(*)

SendShareTweet

Related‎ Posts

KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN
Opini

KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN

Juni 29, 2026
7
Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM
Opini

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM

Maret 8, 2026
29
Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan
Opini

Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan

Maret 2, 2026
30
MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih
Opini

MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih

Maret 1, 2026
32
Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri
Opini

Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri

Februari 24, 2026
44
Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart
Opini

Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart

Februari 20, 2026
44
Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026
Opini

Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026

Februari 17, 2026
86
“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”
Opini

“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”

Februari 15, 2026
54
Indonesia Nomor Satu Dunia dalam Global Flourishing Study: Energi Sosial bagi Kebangkitan UMKM
Opini

Indonesia Nomor Satu Dunia dalam Global Flourishing Study: Energi Sosial bagi Kebangkitan UMKM

Februari 11, 2026
30
Koperasi Merah Putih: Menguatkan Ekonomi Desa atau Menyisihkan Warung UMKM?
Opini

Koperasi Merah Putih: Menguatkan Ekonomi Desa atau Menyisihkan Warung UMKM?

Februari 10, 2026
35

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Kalsel Mulai Penanaman Pohon Didanai RBP REDD- GCF, Targetkan Lahan Lebih Produktif dan Ramah Lingkungan

Kalsel Mulai Penanaman Pohon Didanai RBP REDD- GCF, Targetkan Lahan Lebih Produktif dan Ramah Lingkungan

7 bulan yang lalu
12
ABDIMAS FEB UNISLA dalam Ekspedisi Ekonomi Desa: Menguatkan Desa Putat Kumpul sebagai Desa Tahan Banjir dan Berdaya Ekonomi

ABDIMAS FEB UNISLA dalam Ekspedisi Ekonomi Desa: Menguatkan Desa Putat Kumpul sebagai Desa Tahan Banjir dan Berdaya Ekonomi

5 bulan yang lalu
31
Suap Makelar Kasus Korupsi CPO Menggurita Hingga Panpud PN Jakarta Utara Wahyu Gunawan

Suap Makelar Kasus Korupsi CPO Menggurita Hingga Panpud PN Jakarta Utara Wahyu Gunawan

1 tahun yang lalu
34

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

    Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditengarai Memalsukan Skincare Produk Orang Lain, Dokter Lee Diseret Ke Persidangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMA Muhammadiyah 09 Bekasi Tabrak Anak Sekolah , Korban Luka Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris, Proyek Rehab Madrasah PHTC Babel Rp 19 Milyar Diduga Pakai Rangka Atap Berkarat, Kualitas Diragukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA