kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Opini

Pers Nasional, Penjaga Nalar Publik dan Nurani Demokrasi (Selamat Hari Pers Nasional)

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
8 bulan yang lalu
Pers Nasional, Penjaga Nalar Publik dan Nurani Demokrasi (Selamat Hari Pers Nasional)
36
VIEWS

Oleh: Dr. H. Abid Muhtarom, SE., SPd., MSE
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISLA

Lamongan, KabarOne News.com-Hari Pers Nasional bukan sekadar momentum seremonial tahunan, melainkan ruang refleksi bersama tentang posisi strategis pers dalam menjaga nalar publik, memperkuat demokrasi, dan merawat harapan masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi digital, peran pers justru semakin krusial bukan hanya sebagai penyampai kabar, tetapi sebagai penjernih fakta dan penjaga akal sehat bangsa.

Berita‎ Terkait

Di Lemah Pemilihan Anggota BPD di Lamongan: Ketika Demokrasi Desa Diuji

Membangun Sinergitas Kesbangpol, LSM, dan Media Demi Lamongan yang Kondusif

Pencurian Rp100.000 Berujung Ancaman Pidana Berat: Analisis Kritis Pasal Pencurian dengan Pemberatan

Pers hari ini berada di persimpangan yang tidak mudah. Di satu sisi, teknologi digital membuka ruang yang sangat luas bagi penyebaran informasi secara cepat dan masif. Namun di sisi lain, ruang yang sama juga dipenuhi disinformasi, hoaks, polarisasi opini, hingga konten yang mengaburkan batas antara fakta dan kepentingan. Dalam situasi seperti ini, pers nasional dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga cermat; tidak hanya berani, tetapi juga bertanggung jawab.

Sejarah telah membuktikan bahwa pers Indonesia selalu hadir dalam setiap fase penting perjalanan bangsa. Dari masa perjuangan kemerdekaan, era transisi demokrasi, hingga masa pembangunan dan transformasi digital saat ini, pers konsisten menjadi suara publik yang mengawal kekuasaan agar tetap berada di rel konstitusi dan kepentingan rakyat. Fungsi kontrol sosial inilah yang membuat pers menjadi pilar demokrasi yang tidak tergantikan.

Dalam konteks pembangunan ekonomi dan sosial, pers memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan dan realitas lapangan. Pers mampu menyuarakan denyut nadi masyarakat kecil, UMKM, petani, nelayan, hingga pelaku ekonomi lokal yang sering luput dari perhatian. Di sinilah pers bukan hanya melaporkan angka pertumbuhan, tetapi juga mengungkap kualitas pertumbuhan dan keadilan distribusinya.

Bagi dunia pendidikan dan akademik, pers adalah mitra intelektual yang sangat penting. Pers membantu mentransformasikan gagasan ilmiah, hasil riset, dan pemikiran kritis kampus agar dapat dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Ketika pers dan akademisi berjalan beriringan, maka literasi publik akan tumbuh, diskursus kebijakan menjadi lebih sehat, dan kualitas pengambilan keputusan publik meningkat.

Namun, tantangan terbesar pers saat ini bukan hanya eksternal, melainkan juga internal: menjaga independensi di tengah tekanan ekonomi, algoritma digital, dan kepentingan modal. Profesionalisme, etika jurnalistik, dan keberpihakan pada kebenaran harus tetap menjadi kompas utama. Kepercayaan publik adalah modal terbesar pers, dan kepercayaan itu hanya dapat dijaga dengan konsistensi pada nilai-nilai jurnalistik yang luhur.

Hari Pers Nasional juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para insan pers wartawan, editor, redaktur, hingga pekerja media yang dengan dedikasi tinggi terus bekerja di lapangan, sering kali dalam keterbatasan dan risiko. Kerja jurnalistik bukan pekerjaan yang ringan; ia menuntut keberanian, integritas, dan keteguhan moral.

Ke depan, pers nasional diharapkan semakin adaptif tanpa kehilangan jati diri. Adaptif terhadap teknologi, format baru, dan perilaku audiens, namun tetap teguh pada prinsip kebenaran, keberimbangan, dan keberpihakan pada kepentingan publik. Pers yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kritis, dan masyarakat yang kritis adalah fondasi bagi bangsa yang maju dan berkeadilan.

Selamat Hari Pers Nasional. Teruslah menjadi lentera di tengah kabut informasi, penjaga nurani demokrasi, dan suara jujur bagi Indonesia yang lebih beradab dan berkemajuan.

SendShareTweet

Related‎ Posts

Di Lemah Pemilihan Anggota BPD di Lamongan: Ketika Demokrasi Desa Diuji
Opini

Di Lemah Pemilihan Anggota BPD di Lamongan: Ketika Demokrasi Desa Diuji

Agustus 25, 2026
80
Membangun Sinergitas Kesbangpol, LSM, dan Media Demi Lamongan yang Kondusif
Opini

Membangun Sinergitas Kesbangpol, LSM, dan Media Demi Lamongan yang Kondusif

Agustus 1, 2026
60
Pencurian Rp100.000 Berujung Ancaman Pidana Berat: Analisis Kritis Pasal Pencurian dengan Pemberatan
Opini

Pencurian Rp100.000 Berujung Ancaman Pidana Berat: Analisis Kritis Pasal Pencurian dengan Pemberatan

Juli 22, 2026
16
KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN
Opini

KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN

Juni 29, 2026
21
Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM
Opini

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM

Maret 8, 2026
38
Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan
Opini

Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan

Maret 2, 2026
45
MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih
Opini

MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih

Maret 1, 2026
45
Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri
Opini

Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri

Februari 24, 2026
53
Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart
Opini

Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart

Februari 20, 2026
57
Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026
Opini

Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026

Februari 17, 2026
97

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Terkait Pembayaran Jual Beli Tanah Tikung Kotabaru Belum di lunasi, Sejumlah Warga Melaporkan Developer Ke Polres Lamongan

Terkait Pembayaran Jual Beli Tanah Tikung Kotabaru Belum di lunasi, Sejumlah Warga Melaporkan Developer Ke Polres Lamongan

8 bulan yang lalu
52
Pol PP Jakarta Barat TL Laporan Warga Terkait Pungutan Parkir dan Temuan Botol Beralkohol di RTH Kalijodo

Pol PP Jakarta Barat TL Laporan Warga Terkait Pungutan Parkir dan Temuan Botol Beralkohol di RTH Kalijodo

1 minggu yang lalu
72
Polri Dinilai Tidak Profesional Tangani Perkara, LP Tahun 2016 Baru Periksa Saksi Ahok Setelah 8 Tahun Berlalu

Polri Dinilai Tidak Profesional Tangani Perkara, LP Tahun 2016 Baru Periksa Saksi Ahok Setelah 8 Tahun Berlalu

1 tahun yang lalu
33

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

    PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUGAAN PENYALAHGUNAAN DANA BUMDES KETAHAN PANGAN RP158 JUTA DI DESA KEBUNAGUNG Sapi Beli 5 Ekor Tinggal 1, Pembangunan Kandang Tak Terealisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JPU Tuntut 4 Tahun Penjara Pelaku Importasi HP Ilegal, Berpotensi Melarikan Diri Sebelum Vonis Dibacakan Hakim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serbu Waduk Gondang! Vespa Party 2 Bagi 500 Pecel Lele Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hakim PN Jakut Diduga Langgar Kode Etik Membiarkan Terdakwa Bebas Demi Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA