Kotabaru,KabarOnenews.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru, Abu Suwandi, S.H., M.M., mengawal penyaluran bantuan hibah mesin kapal dan alat tangkap ramah lingkungan bagi 26 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Kabupaten Kotabaru.
Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perikanan tersebut disalurkan secara bertahap pada Selasa–Rabu (6–7 Oktober 2026) di sejumlah wilayah pesisir, meliputi Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Kepulauan, Pulau Laut Utara, Sigam, Pulau Sembilan, hingga Pamukan Selatan.
Penyerahan bantuan disaksikan Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Zaenal Arifin, S.STP., M.Si., melalui Kabid Pemberdayaan Penangkapan Ikan Robertus Saryanto, S.Pi., M.P.
Bantuan mesin kapal terdiri atas berbagai kapasitas, mulai 11,5 PK, 24 PK, 28 PK hingga 30 PK, lengkap dengan baling-baling.
Sejumlah kelompok penerima di antaranya KUB Mutiara sebanyak 15 unit, Nelayan Maju 13 unit, Lampa Laut Jaya 12 unit, serta KUB Bersatu dan Bintang Timur masing-masing 10 unit.
Abu Suwandi mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang diserap saat reses dan diperjuangkan bersama pimpinan serta anggota DPRD Kotabaru.
“Bantuan ini murni hibah, gratis tanpa biaya. Ini hak masyarakat nelayan. Di tengah sulitnya ekonomi dan menurunnya hasil tangkapan, saya berharap bantuan ini mempermudah nelayan mencari rezeki dan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada 6 Oktober 2026, sebanyak sembilan KUB menerima bantuan melalui perjuangan reses bersama Abdul Halik. Sementara pada 7 Oktober 2026, bantuan disalurkan kepada 17 KUB lainnya melalui aspirasi reses bersama pimpinan dan anggota DPRD Kotabaru.
Kabid Pemberdayaan Penangkapan Ikan Robertus Saryanto mengapresiasi peran DPRD, khususnya Komisi II yang diketuai Abu Suwandi, dalam memperjuangkan kebutuhan nelayan.
Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi bagian penting agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Melalui bantuan tersebut, diharapkan nelayan dapat melaut dengan lebih aman, memperluas jangkauan penangkapan, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.



















