Kotabaru,KabarOnenews.com – PT Sumber Daya Energi (SDE) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Kali ini, perusahaan menyerahkan bantuan penguatan modal usaha berupa peralatan produksi kepada kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Magalau Hulu, Kecamatan Kelumpang Barat, Kabupaten Kotabaru, Kamis (8/10/2026).
Manager CSR PT SDE, Supriyanto, mengatakan program bantuan usaha tersebut pada tahun ini baru dapat direalisasikan kepada enam pelaku usaha. Namun, pihaknya berencana meningkatkan jumlah penerima bantuan pada tahun mendatang.
“Untuk tahun ini baru enam usaha yang bisa kami bantu. Insyaallah tahun depan akan lebih banyak lagi bantuan yang dapat disalurkan,” ujar Supriyanto.
Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan pengembangan usaha, baik kelompok maupun perorangan, terlebih dahulu harus berkoordinasi melalui pemerintah desa.
Data dan usulan usaha yang telah dihimpun pemerintah desa selanjutnya akan disampaikan kepada perusahaan untuk dilakukan survei dan penilaian. Proses tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memiliki potensi untuk berkembang.
“Usaha yang sudah berjalan maupun masyarakat yang memiliki ide untuk membuka usaha bisa disampaikan melalui pihak desa. Nanti kami akan melihat potensinya untuk dikembangkan,” jelasnya.
Menurut Supriyanto, potensi ekonomi di wilayah Desa Magalau Hulu cukup besar. Beragam jenis usaha dinilai memiliki peluang untuk berkembang dan diterima pasar, sehingga masyarakat didorong untuk berani mengembangkan potensi usaha yang dimiliki.
Ia menegaskan, tidak ada batasan khusus terkait jenis usaha yang dapat diusulkan. Hal terpenting adalah usaha tersebut memiliki peluang untuk berjalan dan berkembang secara berkelanjutan.
“Untuk jenis UMKM tidak harus usaha tertentu. Yang penting usahanya bisa berjalan dan berkembang untuk jangka panjang,” katanya.
Lebih lanjut, PT SDE juga menyiapkan pola pembinaan berkelanjutan bagi UMKM penerima bantuan. Bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penyerahan peralatan produksi, tetapi akan dilanjutkan dengan pemantauan dan pendampingan.
“Karena ini konsepnya binaan, maka yang sudah mendapatkan bantuan tetap akan kami monitoring. Setelah bantuan diberikan, bukan berarti langsung dilepas begitu saja,” ujarnya.
Selain itu, PT SDE merencanakan pelaksanaan kegiatan pembinaan secara rutin setiap tiga bulan sekali mulai tahun depan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan pembinaan antara perusahaan dan pelaku UMKM sekaligus mendorong usaha masyarakat agar semakin mandiri.
Supriyanto menambahkan, seluruh UMKM yang menerima bantuan pada kesempatan tersebut sebelumnya telah melalui proses survei untuk memastikan bantuan diberikan kepada usaha yang sesuai dan memiliki potensi pengembangan.
Program tersebut diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Magalau Hulu sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Kepala Desa Magalau Hulu, Burhan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PT SDE atas kepedulian dan kontribusinya dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
Menurutnya, bantuan penguatan modal usaha bagi pelaku UMKM tersebut merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti bagi warganya. Bantuan modal ini diharapkan dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha yang dijalankan sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT SDE yang telah memberikan bantuan penguatan modal usaha kepada warga kami. Ini merupakan suatu keberuntungan dan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha. Dengan adanya bantuan modal ini, kami berharap usaha warga semakin berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Burhan.
Ia berharap perhatian dan dukungan PT SDE terhadap masyarakat Magalau Hulu dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak warga yang mendapatkan manfaat dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
Sementara itu, Siti Nurhayini, salah satu pelaku UMKM penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Sumber Daya Energi (SDE) atas bantuan yang diberikan berupa stand jualan atau booth container berukuran 2×2 meter. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan salah satu impian yang selama ini ingin diwujudkan untuk menunjang usahanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT SDE yang telah memberikan bantuan stand jualan ini. Booth container berukuran 2×2 meter ini merupakan impian saya selama ini. Alhamdulillah, melalui bantuan dari PT SDE, impian tersebut akhirnya bisa terwujud,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarganya.


















