LAMONGAN , KabarOne News com— Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Lamongan memasuki babak baru kepengurusan periode 2026–2031. Suciono resmi dipercaya menakhodai JMSI Kabupaten Lamongan dengan membawa semangat baru untuk memperkuat profesionalisme media siber, membangun sinergi antarmedia, serta memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
Dengan mengusung visi “Bersama Media Siber, Wujudkan Lamongan Lebih Maju dan Berdaya”, kepengurusan baru JMSI Lamongan diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi bagi perusahaan media siber sekaligus mendorong peningkatan kualitas jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan ekosistem digital.
Suciono menegaskan, media siber memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebarluasan informasi, media juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, beretika, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
“Media siber saat ini bukan lagi sekadar penyampai berita. Media telah menjadi ruang aspirasi masyarakat, jembatan komunikasi antara publik dan pemangku kebijakan, sekaligus salah satu penggerak partisipasi masyarakat,” ujar Suciono.
Menurutnya, tantangan dunia media digital ke depan semakin kompleks. Kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap berjalan beriringan dengan akurasi, verifikasi, independensi, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
Karena itu, dirinya bersama jajaran pengurus JMSI Lamongan berkomitmen membangun organisasi yang solid serta mendorong seluruh anggota untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan media.
“Kami ingin JMSI Lamongan menjadi rumah bersama bagi media siber untuk tumbuh secara profesional. Persatuan, integritas, dan kualitas jurnalistik harus menjadi fondasi utama. Setiap karya jurnalistik yang kita lahirkan harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Suciono juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang konstruktif dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, organisasi masyarakat, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Menurut dia, sinergi tersebut bukan berarti mengurangi independensi pers. Sebaliknya, hubungan yang sehat dan profesional antara media dengan berbagai pemangku kepentingan justru dapat memperkuat fungsi pers sebagai kontrol sosial sekaligus sarana edukasi publik.
“Sinergi bukan berarti kehilangan independensi. Justru dengan komunikasi yang baik, media dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif sekaligus ikut mengawal program-program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kepengurusan JMSI Lamongan periode 2026–2031 juga diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang mendorong peningkatan kompetensi wartawan dan pengelola media, literasi digital masyarakat, serta penguatan ekosistem pers lokal.
Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi, keberadaan media siber yang profesional dinilai semakin penting. Media dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga mampu menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya masyarakat.
Dukungan terhadap kepengurusan baru tersebut turut disampaikan Wakil Sekretaris JMSI Jawa Timur, Muhammad Ferry Fadli. Ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Suciono serta seluruh jajaran pengurus JMSI Kabupaten Lamongan periode 2026–2031.
“Selamat dan sukses untuk Suciono serta seluruh jajaran pengurus JMSI Kabupaten Lamongan. Amanah ini tentu bukan sekadar sebuah jabatan, tetapi juga tanggung jawab untuk membawa organisasi dan dunia media siber di Lamongan semakin profesional, solid, dan dipercaya masyarakat,” ujar Muhammad Ferry Fadli.
Ia berharap kepengurusan baru JMSI Lamongan mampu membangun kolaborasi yang semakin luas dengan berbagai pihak tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip jurnalistik dan independensi pers.
“Lima tahun ke depan harus menjadi momentum untuk melahirkan karya-karya positif, memperkuat profesionalisme media siber, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pers. Mari bersama-sama menjaga marwah jurnalistik dan menjadikan media sebagai kekuatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” katanya.
Muhammad Ferry menambahkan, JMSI Lamongan memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan organisasi media siber di Jawa Timur apabila mampu menjaga kekompakan, meningkatkan kapasitas anggota, dan menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan industri media serta masyarakat.
“Saya berharap JMSI Lamongan semakin solid, semakin profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Lamongan. Media Kuat, Lamongan Hebat,” pungkasnya.
Dengan hadirnya kepengurusan baru periode 2026–2031, JMSI Lamongan diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi bagi perusahaan media siber, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pers yang sehat, profesional, independen, dan bertanggung jawab di Kabupaten Lamongan. (Red)



















