Jakarta, Kabaronenews.com,-Dinas Perhubungan Daerah Khusus Jakarta, dan Suku Dinas Perhubungan (Dinas/Sudin Hub), kota Administrasi Jakarta Barat, terkesan membiarkan Angkutan Kota (Angkot) parkir alias ngetem berderet menunggu penumpang di badan jalan depan Stasiun Kereta Api (KA) Jakarta Kota.
Bukan hanya Angkot roda empat saja, juga roda tiga Bajaj dan sejenisnya, sepeda motor juga parkir menunggu penumpang KA yang keluar dari stasiun Jakarta Kota. Termasuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggunakan gerobak, juga menunggu pembeli di badan jalan depan Stasiun tersebut.
Dampak kendaraan Angkot yang parkir di jalur umum tersebut, mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas menuju Harco Mangga Dua dan arah Ancol Gunung Sahari. Tiap hari kemacetan lalin selalu terjadi di kawasan Stasiun KA Jakarta Kota, seolah olah tidak ada lagi petugas Sudin Perhubungan di Provinsi DK Jakarta.
Angkot dan Bajaj yang parkir ngetem di badan jalan depan Stasiun KA Jakarta Kota, wilayah Jakarta Barat itu berdampak pada kemacetan di perempatan jalan sekitar stasiun kota hingga ke Flyover Jembatan lima. Masyarakat berharap aparat Kepolisian, Dinas /Sudinhub DK Jakarta agar bertindak segera untuk menertibkan parkir liar dan PKL yang selalu berada di depan stasiun KA Jakarta Kota.
Masyarakat meminta, “instansi terkait supaya bertindak untuk menertibkan angkot dan Bajaj yang ngetem serta menertibkan PKL di sepanjang jalur lalu lintas depan Stasiun Jakarta Kota” ungkap Muksin 6/5/2026.
Terkait parkir liar di depan Stasiun KA Jakarta Kota itu, Kasudinhub Jakarta Barat belum memberikan komentar.
Penulis : P.Sianturi



















