kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News Daerah

Simfoni di Bawah Langit Tadulako: Bantaya Lingu@rt dan Prahara Kreatif Empat Penjuru

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
54 detik yang lalu
Simfoni di Bawah Langit Tadulako: Bantaya Lingu@rt dan Prahara Kreatif Empat Penjuru
1
VIEWS

PALU – kabaronenews.com – Ketika ufuk di ufuk Teluk Palu menyisakan rona jingga yang magis pada Minggu sore (19/4/2026), sebuah “prasasti” baru dalam ekosistem seni Indonesia Timur mulai dipahat.

Di selasar Kafe Nebula yang riuh, sebuah pertemuan bukan lagi sekadar obrolan di meja kopi, melainkan saksi bisu lahirnya sebuah kolaborasi akbar yang menghubungkan empat denyut nadi budaya: Palu, Balikpapan, Sigi, dan Makassar.

Berita‎ Terkait

Mahakam Memanggil: Ribuan Hati Bersatu di Bumi Etam, Antara Pekik Aspirasi dan Janji Menjaga Rumah Sendiri

Satu Rasa, Satu Keluarga: KKBST Balikpapan Perkuat Ikatan Melalui Pengelolaan Kas Berbasis Kepedulian

“GONCANGAN ENERGI DI JANTUNG BORNEO: HARGA BBM NON-SUBSIDI MEROKET TAJAM DI TENGAH KETIDAKPASTIAN GLOBAL”

Dialog yang mulanya hanya berupa estafet program “Dua Kota Satu Panggung” itu kini bermetamorfosis menjadi entitas yang lebih raksasa.

Namun, menyatukan empat ruh budaya berbeda bukanlah perkara membalik telapak tangan.

Suasana rapat sore itu sempat memanas, berubah menjadi arena adu gagasan yang sengit, cair, sekaligus sakral.

Gugatan Estetika Endeng Mursalin

Endeng Mursalin, maestro perupa asal Kota Palu yang dikenal dengan guratannya yang liar dan tak lazim, hadir sebagai pemantik api diskusi.

Dengan nada yang dalam dan tegas, ia meruntuhkan sekat-sekat lama yang selama ini mengurung pemikiran para pelaku seni.

“Tak perlu lagi kita mengkotak-kotakkan diri dengan narasi wilayah seperti ‘Timur Bergerak’. Seolah kita sedang melakukan invasi atau memisahkan diri dari keutuhan seni nasional,” tegas Endeng di tengah keheningan audiens.

Baginya, seni adalah “Linguua Franca”—bahasa universal yang harusnya melampaui ego teritorial dan batas administratif.

Benturan Gagasan: Menuju Harmoni Empat Kota

Ketegangan intelektual tersebut justru menjadi bumbu penyedap dalam meramu komposisi acara yang paripurna.

Kota Palu menerjunkan “pasukan” seniman kawakan; mulai dari Udhin FM, Emhansaja, Faizal Rasyid, S.Sn., hingga Koko Merapi.

Sementara itu, dari jantung Kabupaten Sigi, hadir Akbar (Ketua Dewan Kesenian Sigi) bersama Ucal, Emen, Budi, Haikal, dan Amar, yang membawa napas tradisi yang kental namun tetap inovatif.

Faizal Rasyid, S.Sn, sempat menawarkan tajuk Nomore—sebuah akronim filosofis dari Nasionalisme, Moralisme, dan Revolusioner.

Namun, pencarian jati diri perhelatan ini menemukan titik terang saat delegasi Sigi mengusulkan “Bantaya”, sebuah nama yang lekat dengan lembaga seni milik Udhin FM, sebagai fondasi utama.

Melalui dialektika kolektif, lahirlah sebuah nama yang kini menjadi panji bersama: Bantaya Lingu@rt.

Bantaya Lingu@rt: Ruang Sakral di Era Digital

“Bantaya” bukan sekadar kata; ia merepresentasikan bangsal pertemuan komunal yang sakral dalam tradisi lokal.

Ketika ia bersenyawa dengan “Lingu@rt”, ia menjadi pernyataan sikap tentang bahasa seni yang adaptif dan inklusif di era digital.

Udhin FM, yang tahun lalu menakhodai delegasi Palu di Balikpapan, memandang perdebatan sengit ini sebagai sebuah simfoni yang indah.

“Inilah dinamika keberagaman pola pikir. Kita sedang membangun ekosistem yang lebih hebat. Hari ini empat kota, esok bukan tidak mungkin seluruh Nusantara akan melingkar (berkumpul) di sini,” ungkapnya dengan nada optimis.

Pertemuan tersebut tidak hanya berhenti pada filosofi, tapi juga menyentuh aspek teknis yang mendalam, mulai dari manajemen logistik, akomodasi, hingga strategi kemitraan yang solid.

Menanti Getaran di Taman Budaya

Perhelatan akbar Bantaya Lingu@rt dijadwalkan akan menggetarkan panggung Taman Budaya selama tiga hari berturut-turut, mulai 12 hingga 15 Juni 2026.

Ini bukan sekadar festival tahunan. Bantaya Lingu@rt adalah sebuah manifesto dari Tanah Tadulako; bahwa kolaborasi lintas batas, lintas disiplin seni adalah kunci untuk mendefinisikan ulang wajah seni masa depan Indonesia.

Di sini, di Palu, harmoni empat penjuru telah resmi ditenun.

“Maka, biarkanlah angin lembah membawa kabar ini ke seluruh penjuru negeri. Bantaya Lingu@rt adalah sebuah manifesto bahwa kolaborasi adalah napas masa depan. Di tengah dunia yang kian terkotak-kotak, para penjaga gawang kebudayaan ini memilih untuk berpegangan tangan. Dari empat kota, untuk satu Indonesia—sebuah persembahan cinta bagi kemanusiaan melalui estetika. Juni mendatang, Taman Budaya tidak hanya akan menjadi saksi sebuah pertunjukan, melainkan saksi lahirnya sejarah; saat seni kembali pulang ke rumah sejatinya: yakni hati masyarakat yang rindu akan harmoni.”

NK

SendShareTweet

Related‎ Posts

Mahakam Memanggil: Ribuan Hati Bersatu di Bumi Etam, Antara Pekik Aspirasi dan Janji Menjaga Rumah Sendiri
Daerah

Mahakam Memanggil: Ribuan Hati Bersatu di Bumi Etam, Antara Pekik Aspirasi dan Janji Menjaga Rumah Sendiri

April 19, 2026
1
Satu Rasa, Satu Keluarga: KKBST Balikpapan Perkuat Ikatan Melalui Pengelolaan Kas Berbasis Kepedulian
Daerah

Satu Rasa, Satu Keluarga: KKBST Balikpapan Perkuat Ikatan Melalui Pengelolaan Kas Berbasis Kepedulian

April 19, 2026
1
“GONCANGAN ENERGI DI JANTUNG BORNEO: HARGA BBM NON-SUBSIDI MEROKET TAJAM DI TENGAH KETIDAKPASTIAN GLOBAL”
Daerah

“GONCANGAN ENERGI DI JANTUNG BORNEO: HARGA BBM NON-SUBSIDI MEROKET TAJAM DI TENGAH KETIDAKPASTIAN GLOBAL”

April 19, 2026
5
Kotabaru Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Raih Bintang 5 Lima Kali Berturut-turut
Daerah

Kotabaru Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Raih Bintang 5 Lima Kali Berturut-turut

April 18, 2026
1
Merawat Marwah Bumi Etam: Seruan Teduh Para Tokoh Kaltim Menjelang Aksi 21 April
Daerah

Merawat Marwah Bumi Etam: Seruan Teduh Para Tokoh Kaltim Menjelang Aksi 21 April

April 18, 2026
1
Liturgi Pigmen di Tanah Retak: Endeng Mursalin dan Estetika Perlawanan dari Jantung Palu
Daerah

Liturgi Pigmen di Tanah Retak: Endeng Mursalin dan Estetika Perlawanan dari Jantung Palu

April 16, 2026
71
Replika Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Dorong Pariwisata dan UMKM Banua Mendunia
Daerah

Replika Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Dorong Pariwisata dan UMKM Banua Mendunia

April 16, 2026
10
Kotabaru Matangkan Persiapan Haji 2026, 308 Jamaah Siap Berangkat dengan Layanan Maksimal
Daerah

Kotabaru Matangkan Persiapan Haji 2026, 308 Jamaah Siap Berangkat dengan Layanan Maksimal

April 15, 2026
5
DPRD Tanah Bumbu Tetapkan Rekomendasi LKPJ 2025 dalam Paripurna, Bupati Beri Apresiasi
Daerah

DPRD Tanah Bumbu Tetapkan Rekomendasi LKPJ 2025 dalam Paripurna, Bupati Beri Apresiasi

April 15, 2026
5
Misteri Proyektil di Balikpapan Tengah: Teror Penembakan Hantui Pemukiman Warga
Daerah

Misteri Proyektil di Balikpapan Tengah: Teror Penembakan Hantui Pemukiman Warga

April 15, 2026
5

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Kalsel Mulai Penanaman Pohon Didanai RBP REDD- GCF, Targetkan Lahan Lebih Produktif dan Ramah Lingkungan

Kalsel Mulai Penanaman Pohon Didanai RBP REDD- GCF, Targetkan Lahan Lebih Produktif dan Ramah Lingkungan

5 bulan yang lalu
9
Sampah Warga Rusun Menumpuk, Alasan Kasatpel Mobil Angkutan Rusak

Sampah Warga Rusun Menumpuk, Alasan Kasatpel Mobil Angkutan Rusak

1 tahun yang lalu
56
Pemkab Kotabaru Bangun 12 Rumah untuk Korban Kebakaran di Desa Gerongang

Pemkab Kotabaru Bangun 12 Rumah untuk Korban Kebakaran di Desa Gerongang

1 tahun yang lalu
47

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Hakim Sayangkan 44 Ribu Ekor Bibit Lobster Mati Sia Sia

    Hakim Sayangkan 44 Ribu Ekor Bibit Lobster Mati Sia Sia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Liturgi Pigmen di Tanah Retak: Endeng Mursalin dan Estetika Perlawanan dari Jantung Palu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Termohon Eksekusi Berikan Apresiasi Kepada Ketua PN Jakarta Selatan Atas Penundaan Eksekusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hakim PN Jakut Perintahkan JPU Hadirkan Saksi Perkara Pemalsuan SHM Terdakwa Notaris dan Pengacara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Rasa, Satu Keluarga: KKBST Balikpapan Perkuat Ikatan Melalui Pengelolaan Kas Berbasis Kepedulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA