Kabar One News.Com, BALIKPAPAN- Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., secara resmi menghadiri pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan masa bakti 2025-2029 di BSCC DOME pada Rabu malam (7/1/2026).
Meski sempat terkendala jadwal yang berhimpitan dengan agenda lainnya dan tidak sempat melihat Sebanyak 120 orang pengurus dilantik langsung oleh Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras.
Kehadiran Wali Kota menjadi sinyal kuat atas kepedulian dan komitmen tinggi Pemerintah Kota terhadap masa depan insan olahraga di Kota Beriman.
Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menginstruksikan kepengurusan di bawah komando Ketua Umum Gasali untuk segera melakukan akselerasi persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.
Misi Merebut Kembali Predikat Juara Umum
Wali Kota menegaskan bahwa target harga mati bagi Balikpapan pada Porprov 2026 adalah merebut kembali predikat juara umum.
Ia meminta pengurus baru segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil kejuaraan sebelumnya guna menyusun strategi pembinaan atlet yang lebih terukur, modern, dan kompetitif.
“Kepengurusan baru harus segera tancap gas. Kita punya misi besar membawa Balikpapan kembali menjadi yang terbaik di Kalimantan Timur pada Porprov 2026 mendatang,” tegas Wali Kota.
Kolaborasi Strategis Melalui Program “Bapak Angkat”
Sebagai langkah konkret penguatan pendanaan, prosesi pelantikan ini juga dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KONI Balikpapan dengan mitra strategis, di antaranya PT Inkorincorp Filcocean Investama dan Bank Tabungan Negara (BTN).
Kerja sama ini difokuskan pada dukungan dana hibah serta penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Wali Kota mendorong perluasan program “Bapak Angkat”, di mana sektor swasta berperan langsung sebagai penyokong utama cabang olahraga (cabor).
“Keterlibatan dunia usaha sangat krusial. Dengan sistem Bapak Angkat, beban pembinaan tidak hanya bertumpu pada pemerintah, sehingga kesejahteraan dan fasilitas atlet dapat lebih terjamin,” imbuhnya.
Transparansi dan Profesionalisme Anggaran
Menyongsong tahun anggaran 2026, Wali Kota mengingatkan pengurus KONI untuk mengedepankan prinsip efisiensi dan profesionalisme.
Mengingat dinamika ekonomi saat ini, ia menekankan agar pengelolaan dana hibah olahraga dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Setiap rupiah yang dialokasikan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para atlet dan menunjang program pembinaan prestasi. Tidak boleh ada pemborosan; semua harus tepat sasaran,” pesannya dengan nada tegas.
Komitmen Pemerintah Kota
Kehadiran orang nomor satu di Balikpapan ini menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah terhadap kemajuan prestasi olahraga daerah.
Mengakhiri arahannya, Rahmad Mas’ud memberikan apresiasi kepada pengurus yang baru dilantik dan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan momentum ini sebagai titik tolak kebangkitan kejayaan olahraga Balikpapan di kancah regional maupun nasional.
NK



















