Surakarta, KabarOneNews.com— Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi Peminatan Manajemen untuk promovendus Evi Yulia pada Jumat, 5 Februari 2026. Dalam ujian terbuka tersebut, Evi Yulia mempresentasikan disertasi. Peran Pemimpin Memberdayakan dan Career Shock dalam Memoderasi Pengaruh Pengembangan Kompetensi pada Kesuksesan Karir (Studi Eksperimental)”
Ujian terbuka ini menjadi forum akademik penting untuk menguji ketajaman konseptual, kebaruan ilmiah, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan keilmuan, khususnya pada bidang manajemen sumber daya manusia, perilaku organisasi, dan pengembangan karir. Melalui desain studi eksperimental, penelitian ini menyoroti bagaimana pengembangan kompetensi berpengaruh terhadap kesuksesan karir, serta bagaimana pengaruh tersebut dapat menguat atau melemah ketika dimoderasi oleh kepemimpinan yang memberdayakan (empowering leadership) dan faktor career shock.
Dalam paparannya, Evi Yulia menegaskan bahwa dinamika dunia kerja yang bergerak cepat menuntut organisasi tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi karyawan, tetapi juga memastikan hadirnya kepemimpinan yang mampu menciptakan ruang bertumbuh. Di saat yang sama, individu perlu memiliki kesiapan dalam menghadapi career shock, yaitu peristiwa tak terduga yang dapat mengubah arah karir, memengaruhi keputusan profesional, serta membuka atau menutup peluang karir tertentu.
Penelitian ini menempatkan pengembangan kompetensi sebagai elemen utama dalam mendorong kesuksesan karir, baik dari sisi performa, mobilitas, maupun pencapaian tujuan profesional. Namun demikian, riset ini menegaskan bahwa kompetensi saja belum cukup tanpa dukungan konteks organisasi. Kepemimpinan yang memberdayakan berperan penting dalam mendorong karyawan berinisiatif, percaya diri mengambil keputusan, serta aktif mengelola pertumbuhan karirnya. Sementara itu, career shock menjadi faktor situasional yang dapat mempercepat atau justru menghambat transformasi kompetensi menjadi capaian karir yang nyata.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA), Dr. H. Abid Muhtarom, S.E., MSE, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik promovendus. Menurutnya, disertasi yang diangkat menunjukkan kedalaman analisis dan relevansi yang kuat dengan tantangan pengelolaan sumber daya manusia masa kini. Ia menekankan bahwa kajian mengenai kepemimpinan yang memberdayakan dan career shock menjadi sangat penting di tengah dinamika organisasi yang semakin kompleks. “Penelitian ini tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan manajemen, tetapi juga memberikan landasan praktis bagi organisasi dalam membangun SDM yang adaptif, tangguh, dan berorientasi pada pengembangan karir berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Rektor Universitas Islam Lamongan (UNISLA), Dr. H. Abdul Ghofur, MSi, menilai bahwa promosi doktor ini mencerminkan komitmen akademisi dalam menghasilkan riset yang berdampak. Ia menegaskan bahwa dunia kerja saat ini membutuhkan pendekatan pengembangan SDM yang tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga pada pemberdayaan individu agar mampu menghadapi perubahan dan ketidakpastian karir. “Temuan disertasi ini relevan untuk dijadikan rujukan dalam perumusan kebijakan pengembangan SDM, baik di institusi pendidikan, sektor publik, maupun dunia industri,” ungkapnya.
Ujian terbuka dipimpin oleh tim penguji yang terdiri dari para akademisi dan pakar, yakni Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D. sebagai Ketua, Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CFrA. sebagai Sekretaris, Prof. Dr. Budhi Haryanto, M.M. sebagai Promotor, Prof. Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si. dan Dr. Hidajat Hendarsjah, S.Si., M.M. sebagai Ko-Promotor, serta Prof. Dr. Asri Laksmi Riani, M.S., Dr. Mugi Harsono, S.E., M.Si., C.CCM., C.CLM., dan Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si. sebagai penguji, dengan Prof. Dr. Anton Agus Setyawan bertindak sebagai Penguji Eksternal dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Selama sesi tanya jawab, para penguji memberikan berbagai catatan kritis untuk mempertajam kualitas disertasi, mulai dari penguatan argumentasi teoritis dan kebaruan riset, ketepatan desain studi eksperimental, pemilihan variabel dan indikator pengukuran, hingga pendalaman implikasi temuan bagi praktik manajemen talenta. Para penguji juga menekankan pentingnya penerjemahan hasil riset ke dalam kebijakan organisasi, khususnya dalam perencanaan program pengembangan kompetensi, pembentukan gaya kepemimpinan yang memberdayakan, serta penyusunan mekanisme dukungan karir dalam menghadapi career shock.
Ujian terbuka ini ditutup dengan penyampaian rangkuman masukan dari para penguji serta apresiasi atas kerja ilmiah promovendus. Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam menjaga tradisi akademik, meningkatkan kualitas riset, serta mendorong lahirnya karya ilmiah yang relevan dengan tantangan dunia kerja yang terus berkembang.


















