SEMARANG,kabaronenews.com – PT PLN Indonesia Power Kota Semarang bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jateng memberikan bantuan penanganan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) kepada warga kelurahan Bandarharjo di Rumah Pelita, Semarang utara, Selasa (3/6).
Bantuan berupa tambahan nutrisi dan papan imunisasi ini diberikan kepada para ibu muda yang saat ini anaknya membutuhkan perhatian serius terkait tumbuh kembang anak.
Manajer Administrasi PT PLN Indonesia Power Semarang Ubaidillah menyampaikan, fokus saat ini dalam kegiatan program pelayanan masyarakat di wilayah Semarang utara adalah penanganan BBLR.
“Jadi untuk mensiasati terjadinya stunting dalam hal ini kita melakukan beberapa cara seperti memberikan bantuan nutrisi ibu muda dan papan imunisasi yang tujuannya untuk penambahan gizi agar bayipun juga bertambah gizinya,” jelasnya.
Selaras hal itu, Camat Semarang utara Siwi Wahyuningsih mendorong agar masyarakat sadar akan kebutuhan nutrisi dan kebersihan lingkungan di wilayahnya masing – masing mengingat kasus stunting di wilayah Semarang utara angkanya masih tinggi.
” Untuk penanganan stunting banyak aspek yang harus diperhatikan. Selain aspek fisik kesehatan, aspek peningkatan ekonomi juga perlu diperhatikan dan aspek perbaikan lingkungan seperti sanitasi” katanya.
“Jadi tidak hanya diaspek kesehatannya saja, melalui program pemberian bantuan ini juga sekaligus melakukan intervensi kepada masyarakat atau orang tua pentingnya perbaikan kesehatan untuk pencegahan stunting bagi anak yang berat badannya lahir rendah,” terang Siwi.
Selain itu, pentingnya sinergitas antar pihak baik itu puskesmas, CSR, kecamatan, kelurahan hingga para kader untuk berupaya bagaimana meningkatkan berat badan bagi bayi yang lahir sehingga resiko stunting ini bisa ditekan.
” Harapannya melalui kegiatan ini, kita bisa bergerak bersama menurunkan angka stunting,” pinta dia.
“Terima kasih kepada Indonesia Power Kota Semarang dan IZI Jateng atas perhatiannya dalam penanganan stunting di wilayah Semarang Utara.” ucap Siwi.
Kepala IZI Jateng Djoko Adhi Saputro, menekankan program ini dilaksanakan, karena kesehatan menjadi salah satu pilar penting, stunting menjadi perhatian serius IZI bersama Indonesia Power.
“ Untuk penanganan stunting, kami juga intens berkoordinasi dengan pihak puskesamas terkait data atau informasi secara komprehensif terkait aspek-apek apa yang kemudian menjadi sebab stunting atau BBLR. Melalui program ini pula masyarakat bisa teredukasi dan menumbuhkan kesadaran, dengan harapan para orang tua bisa tumbuh secara kemandirian terkait kebutuhan nutrisi maupun kebersihan lingkungan,” ungkap Joko dihadapan awak media.
AMR



















