Banjarmasin,KabarOnenews.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel menggelar Pelatihan Business Model dan Banua Kreasi Forum for Content Creator dengan tema “Ekraf: Mesin Ekonomi Baru untuk Banua dan Komunitas Penggeraknya” di salah satu hotel di Banjarmasin, Jum’at (7/11/2025).
Kegiatan ini diikuti konten kreator dari 13 Kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan yang telah melalui proses kurasi oleh Dinas Pariwisata Kalsel. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat peran ekonomi kreatif (ekraf) sebagai salah satu motor penggerak ekonomi digital di Banua.
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, melalui Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andriyadi, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku ekraf dan kreator digital dalam mengembangkan model bisnis berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong para kreator agar tidak hanya kreatif dalam menghasilkan konten, tetapi juga memahami bagaimana konten tersebut bisa menjadi sumber ekonomi yang produktif dan berdaya saing,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif, Muhammad Fathurrahman, menegaskan komitmen Dinas Pariwisata Kalsel, khususnya Bidang Ekonomi Kreatif, Kelembagaan, dan Pengembangan SDM Pariwisata, untuk terus memberi ruang dan dukungan bagi talenta kreatif Banua.
“Ekraf kini menjadi salah satu mesin ekonomi baru yang potensinya luar biasa. Banua memiliki banyak talenta muda yang kreatif dan inovatif, dan tugas pemerintah adalah memberi ruang dan dukungan agar mereka bisa berkembang,” jelasnya.
Fathurrahman berharap forum ini dapat menjadi sarana memperluas jejaring, menguatkan kolaborasi, dan membantu peserta mengembangkan model bisnis masing-masing, sehingga mampu berperan sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di daerah.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber profesional di industri kreatif dan bisnis digital yang relevan dengan perkembangan ekonomi digital saat ini.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak kreator lokal yang kompetitif, profesional dalam mengelola karya, serta mampu berkontribusi dalam promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif Kalimantan Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Sumber: MC Kalsel


















