kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News

Pagar Tutup Akses Jalan di Cempaka Putih Disorot Warga, Akses ke Mushola Ikut Terganggu

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
2 minggu yang lalu
Pagar Tutup Akses Jalan di Cempaka Putih Disorot Warga, Akses ke Mushola Ikut Terganggu
152
VIEWS

Jakarta Pusat, kabarOnenews.com — Keberadaan pagar yang menutup akses jalan di Jalan Taman Lagura, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menuai sorotan masyarakat dan warga sekitar.
Pagar tersebut dipersoalkan lantaran dinilai mengganggu akses jalan yang selama ini digunakan warga untuk beraktivitas. Kondisi itu juga disebut berdampak terhadap akses masyarakat menuju sebuah mushola yang berada di sekitar lokasi.IMG 20260828 WA0001

Sejumlah warga menduga pemasangan pagar dilakukan secara sepihak tanpa adanya kejelasan mengenai izin maupun status akses jalan tersebut. Warga meminta Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dan instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan persoalan tersebut secara objektif.
Menurut informasi yang dihimpun dari warga, akses jalan tersebut mengarah menuju lahan yang disebut-sebut milik Iman Safei. Namun, hingga kini belum ada penjelasan terbuka mengenai status lahan maupun dasar pemasangan pagar yang menutup akses tersebut.

Berita‎ Terkait

Warga Dusun Karang Sekaran Adakan Tasyakuran dan Kirim Doa untuk Ahli Kubur

Proyek Revitalisasi SDN Karangbinangun APBN 2026 jadi sorotan masyarakat.

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, SMSI Lamongan Salurkan Air Bersih

Warga juga menyebut adanya dugaan keterlibatan seseorang berinisial DNN dalam pemasangan pagar. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian dari pihak yang bersangkutan.
“Ini jangan dianggap persoalan sepele. Kalau memang jalan itu selama ini digunakan warga, jangan sampai kepentingan masyarakat justru dikorbankan karena adanya pemasangan pagar,” tegas SA (56), warga sekitar, Jumat (28/8/2026).

Keluhan warga semakin mencuat karena akses tersebut tidak hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi jalur masyarakat menuju tempat ibadah.
BM, warga lainnya, meminta persoalan tersebut segera diperjelas oleh pihak-pihak terkait agar tidak berkembang menjadi konflik antara masyarakat dan pihak yang mengklaim memiliki hak atas lahan.
“Kalau memang ada hak atas tanah, silakan diselesaikan sesuai aturan. Tapi akses masyarakat juga harus diperhatikan. Jangan sampai warga yang akhirnya dirugikan dan kesulitan menuju tempat ibadah,” ujarnya.

Minta Pemerintah Turun Tangan
Warga menilai persoalan tersebut tidak seharusnya dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah setempat dinilai memiliki kewenangan untuk melakukan pengecekan langsung, terutama terkait status tanah, batas lahan, serta status dan fungsi akses jalan yang kini tertutup pagar.
Warga meminta persoalan tersebut tidak diselesaikan hanya berdasarkan klaim masing-masing pihak.
“Yang kami minta sederhana, jangan saling mengklaim. Datang, cek di lapangan, lihat status jalannya, kemudian beri penjelasan kepada warga. Jangan sampai masalah kecil berubah menjadi konflik besar,” kata warga lainnya.
Menurut warga, langkah klarifikasi di lapangan penting dilakukan untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat.
Apabila akses tersebut memang merupakan jalan yang selama ini digunakan masyarakat, warga berharap pemerintah dapat memastikan keberlangsungan akses tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, apabila terdapat persoalan kepemilikan atau batas tanah, penyelesaiannya juga diharapkan dilakukan melalui mekanisme hukum dan administrasi yang jelas.
Warga berharap penyelesaian dilakukan secara terbuka dengan tetap menghormati hak pemilik lahan, namun tidak mengabaikan kepentingan masyarakat yang selama ini menggunakan akses tersebut.
“Jangan sampai karena persoalan lahan, masyarakat yang menjadi korban. Apalagi ini menyangkut akses warga untuk beribadah,” ujar warga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh konfirmasi dari DNN terkait dugaan keterlibatannya dalam pemasangan pagar tersebut. Pihak Iman Safei yang disebut warga sebagai pemilik lahan juga belum memberikan keterangan mengenai status lahan dan dasar pemasangan pagar.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat maupun instansi terkait juga diharapkan segera memberikan penjelasan mengenai status akses jalan tersebut.
Warga mendesak adanya kejelasan agar akses menuju mushola tidak terus terganggu dan persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.
Menanggapi informasi keluhan warga tesebut, Muh.Syahroi kordinator hukum dan investigasi LSM/NGO Jaring Pelaksana Antisipasi Keamanan( NGO Jalak) mengatakan”Pihaknya bersama team ( NGO. Jalak) akan terus melakukan penelusuran kelokasi menelusuri dan mencari informasi serta bukti pendukung dan bakal melaporkan semua hasil investigasi lapangan terkait dugaan penutupan akses jalan warga di lokasi Jalan Taman Lagura Cempaka Putih Timur Ini ke Pihak – Pihak Terkait.
Kami akan melaporkan segala temuan dilpangan kepda Pemkot Jakarta Pusat hingga Polda Metro Jaya.”ujar Syahroni Jumat (28/8) kepada media.

Sementara Lurah Cempaka Putih Timur yang punya wilayah belum berhasil dikonfirmasi kabaronenews.com sudah berupaya melakukan konfirmasi baik melalui pesan Whatsapp, hingga mendatangi kantor Kelurahan Cempaka Putih Timur namun Lurah belum memberikan penjelasan resmi. Menurut salah satu PPSU wanita yang merangkap keamanan dalam Kelurahan Cempaka Putih Timur (Pamdal) Lurah sedang diklat di luar kota,Sekel dan para Kasi sedang tidak ada di kantor.Semuanya rapat di Kecamatan pak Ujar PPSU yang merang(kap Pamdal tersebut Jumat (28/8) (Red)

SendShareTweet

Related‎ Posts

Warga Dusun Karang Sekaran Adakan Tasyakuran dan Kirim Doa untuk Ahli Kubur
Daerah

Warga Dusun Karang Sekaran Adakan Tasyakuran dan Kirim Doa untuk Ahli Kubur

September 10, 2026
38
Proyek Revitalisasi SDN Karangbinangun APBN 2026 jadi sorotan masyarakat.
News

Proyek Revitalisasi SDN Karangbinangun APBN 2026 jadi sorotan masyarakat.

September 9, 2026
35
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, SMSI Lamongan Salurkan Air Bersih
News

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, SMSI Lamongan Salurkan Air Bersih

September 9, 2026
16
Dugaan Pungutan Rp700 Ribu di SMPN 1 Sukorame Lamongan, wali Murid Keluhkan Biaya Laptop TKA
Daerah

Dugaan Pungutan Rp700 Ribu di SMPN 1 Sukorame Lamongan, wali Murid Keluhkan Biaya Laptop TKA

September 8, 2026
10
SMSI Lamongan Dapat Dukungan Ketua DPRD untuk Wujudkan Pers Berkualitas
Daerah

SMSI Lamongan Dapat Dukungan Ketua DPRD untuk Wujudkan Pers Berkualitas

September 7, 2026
14
DPRD Lamongan Bedah Raperda Pajak dan Retribusi 2026 Dorong Keadilan Fiskal dan Perlindungan UMKM Jadi Catatan Utama Fraksi
Daerah

DPRD Lamongan Bedah Raperda Pajak dan Retribusi 2026 Dorong Keadilan Fiskal dan Perlindungan UMKM Jadi Catatan Utama Fraksi

September 6, 2026
21
Mendikdasmen Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi
Metropolitan

Mendikdasmen Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi

September 5, 2026
11
Refresing RT, RW, LMK, FKDM 2026 Ditutup, Kebersamaan Warga Petojo Utara Jadi Kekuatan Utama
Metropolitan

Refresing RT, RW, LMK, FKDM 2026 Ditutup, Kebersamaan Warga Petojo Utara Jadi Kekuatan Utama

September 5, 2026
16
HUT ke-11 Sudut Pandang, Menteri Koperasi Ferry Juliantono hingga OC Kaligis Raih Award 2026
Metropolitan

HUT ke-11 Sudut Pandang, Menteri Koperasi Ferry Juliantono hingga OC Kaligis Raih Award 2026

September 5, 2026
10
Pemkab Lamongan Dukung Penuh Survei Seismik 2D Lamturo, Incar Cadangan Migas Baru
Daerah

Pemkab Lamongan Dukung Penuh Survei Seismik 2D Lamturo, Incar Cadangan Migas Baru

September 5, 2026
8

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Dr. Yenny Vera Febriyanti Raih Gelar Doktor di Universitas Sebelas Maret dengan Disertasi tentang Tekanan Stakeholder dan Emisi Karbon Perusahaan

Dr. Yenny Vera Febriyanti Raih Gelar Doktor di Universitas Sebelas Maret dengan Disertasi tentang Tekanan Stakeholder dan Emisi Karbon Perusahaan

10 bulan yang lalu
100
DPMPTSP Kalsel Luncurkan Aplikasi “Bekantan” untuk Promosi Investasi Digital

DPMPTSP Kalsel Luncurkan Aplikasi “Bekantan” untuk Promosi Investasi Digital

1 tahun yang lalu
37
Dinkes Kalsel Perkuat Sinkronisasi Program, Fokus Bangun Sistem Kesehatan yang Tangguh

Dinkes Kalsel Perkuat Sinkronisasi Program, Fokus Bangun Sistem Kesehatan yang Tangguh

6 bulan yang lalu
39

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • DUGAAN PENGANIAYAAN WARGA MEDAN MASIH BERGULIR DI POLRES TUBAN

    DUGAAN PENGANIAYAAN WARGA MEDAN MASIH BERGULIR DI POLRES TUBAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Dusun Karang Sekaran Adakan Tasyakuran dan Kirim Doa untuk Ahli Kubur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Revitalisasi SDN Karangbinangun APBN 2026 jadi sorotan masyarakat.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nyawa Dipertaruhkan di Ujung Rujukan, Warga Sidogembul Meninggal: Mengapa Permintaan ke RSI Nashrul Ummah Tak Dikabulkan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli Warga Terdampak Kekeringan, SMSI Lamongan Salurkan Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA