Kabar One News.com – MARTAPURA, Puncak peringatan Haul ke-21 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul diperkirakan jatuh pada Minggu, 28 Desember 2025 (malam 5 Rajab 1447 H).
Momen ini menjadi istimewa karena tahun 2025 mengalami dua kali peringatan haul—pada Januari dan Desember—akibat siklus penanggalan Hijriah.
Menjelang hari besar tersebut, berbagai persiapan masif mulai terlihat di kawasan Sekumpul dan sekitarnya guna menyambut jutaan jemaah yang diprediksi akan memadati pusat kegiatan di Mushala Ar-Raudhah, Martapura.
Logistik dan Akomodasi Gratis bagi Jemaah
Persiapan dapur umum mulai berjalan seiring datangnya puluhan armada yang membawa pasokan kayu bakar dan bambu dari daerah Jorong, Tanah Laut.
Sedikitnya 42 mobil pikap dan satu truk logistik telah tiba untuk keperluan memasak konsumsi massal.
Untuk akomodasi, warga dan relawan di Martapura, Banjarbaru, hingga Banjarmasin telah menyediakan puluhan titik penginapan gratis.
Salah satunya adalah gedung eks RS Avicena Medika yang mampu menampung sekitar 1.500 jemaah mulai H-2 hingga H+1. Selain itu, SMP Negeri 1 Martapura juga disiapkan sebagai lokasi menginap.
Bagi jemaah yang mencari hotel, dilaporkan bahwa okupansi di tiga kota penyangga tersebut telah penuh dipesan.
Fasilitas Publik dan Pengaturan Pasar
PD Pasar Bauntung Batuah (PBB) bersama Tim Induk Sekumpul tengah mengoptimalkan Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) sebagai kantong parkir kendaraan roda dua dan roda empat.
Fasilitas pendukung seperti toilet dan tempat istirahat juga disediakan di kawasan tersebut.
Direktur PD PBB, Rusdiansyah, mengimbau para pedagang di kawasan PPS untuk menjaga kebersihan dan tidak menaikkan harga secara tidak wajar demi kenyamanan jemaah.
Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarbaru memberikan dukungan dengan menyediakan 6 titik videotron yang akan menyiarkan prosesi haul secara langsung.
Rekayasa Lalu Lintas dan Keamanan
Polda Kalimantan Selatan mengintegrasikan pengamanan haul ke dalam Operasi Lilin Intan 2025, mengingat agenda ini bertepatan dengan libur akhir tahun. Satlantas Polres Banjar telah memetakan tiga jalur utama (Kuning, Merah, dan Biru) untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Jemaah dari arah Hulu Sungai diimbau untuk mematuhi arahan petugas dan tidak memarkir kendaraan di luar titik yang ditentukan guna mencegah kemacetan total.
Pengecekan keamanan juga dilakukan di wilayah perbatasan, termasuk pintu masuk dari arah Kabupaten Tabalong.
Lonjakan Lalu Lintas di Jalur Fungsional Tol IKN
Kepala BBPJN Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, memprediksi kenaikan signifikan volume kendaraan pada jalan tol fungsional Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menghubungkan Balikpapan ke Penajam Paser Utara (PPU).
“Haul Guru Sekumpul di akhir Desember menjadi faktor utama pergerakan masyarakat. Jalur ini menjadi pilihan tercepat bagi jemaah dari Kalimantan Timur menuju Kalimantan Selatan,” ujar Yudi.
Selain agenda keagamaan, daya tarik wisata ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN juga diprediksi menambah kepadatan arus lalu lintas selama masa Nataru 2025/2026.
Sekilas Sosok Abah Guru Sekumpul
KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani lahir di Tunggul Irang pada 11 Februari 1942 dan wafat pada 5 Rajab 1426 H (10 Agustus 2005).
Beliau adalah ulama karismatik yang menuntut ilmu hingga ke Makkah dan memiliki lebih dari 179 guru.
Semasa hidupnya, beliau aktif berdakwah dan menulis berbagai kitab seperti Risalah Mubaraqah.
Tradisi haul ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan ilmu yang beliau ajarkan. Pada haul pertama di Januari 2025 lalu, jumlah jemaah tercatat mencapai 4,1 juta orang, menegaskan posisi Guru Sekumpul sebagai tokoh ulama yang sangat dicintai di Nusantara maupun mancanegara.
Jemaah diharapkan terus memantau informasi resmi melalui kanal media sosial Posko Induk Sekumpul untuk pembaruan jadwal dan panduan parkir terkini.
NK



















