PALU – kabaronenews.com – Sebuah ikhtiar suci untuk menjaga pilar-pilar penerus nabi kembali dimatangkan di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah.
Pengurus Barisan Penjaga Ulama (BPU)—organisasi yang lahir dari rahim ketulusan dan sebelumnya dikenal sebagai Barisan Pencinta Ulama—kembali menggelar audiensi khidmat bersama Walikota Palu, H. Hadianto Rasyid, S.E.
Perubahan nama lembaga ini bukan sekadar redaksional, melainkan sebuah metamorfosis spiritual yang mendalam atas buah pikiran sang Walikota.
BPU kini tidak hanya mencintai, tetapi bergerak nyata bentengi marwah para ulama.
Suasana fajar yang syahdu pada Selasa (20/05/2026) menjadi saksi dimulainya langkah mulia ini.
Rombongan BPU yang dipimpin langsung oleh Nirmansyah selaku ketua, didampingi pengurus inti, Bayu dan Usman, telah memantapkan niat sejak usai menunaikan ibadah shalat subuh.
Mereka mengamalkan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (QS. Al-Insyirah: 7)
Setibanya di kediaman pribadi Walikota di Jalan Nuri, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, pemandangan indah tersaji.
Pengurus lembaga yang santun ini melebur tanpa kasta, mengantre dengan tawadhu dan tertib bersama warga masyarakat lainnya.
Ini menjadi cerminan nyata dari hadits Rasulullah SAW tentang indahnya ketertiban dan kedisplinan dalam ukhuwah.
Pintu silaturahmi pun terbuka. Pertemuan berlangsung penuh kehangatan di ruang tamu kediaman Walikota, laksana air sejuk di tengah dahaga perjuangan.
Dalam momentum penuh berkah tersebut, Nirmansyah menyerahkan dokumen fisik (hard copy) usulan pendirian lembaga. Berkas tersebut memuat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta susunan struktur kelembagaan baru yang siap menjadi perisai dakwah di Kota Palu.
Walikota Palu, H. Hadianto Rasyid, menyambut hangat penyerahan berkas tersebut.
Dengan penuh takzim, ia mengapresiasi ketepatan waktu pengurus BPU dalam merampungkan administrasi lembaga.
Sikap amanah dan tepat janji ini mengingatkan kita pada sabda Rasulullah SAW:
“Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, salah satunya jika berjanji ia mengingkari.”
Pengurus BPU telah membuktikan sebaliknya—mereka memegang teguh komitmen dengan profesionalisme surgawi.
Namun, agenda pertemuan tidak berhenti pada legalitas formal di atas kertas.
Di balik meja birokrasi, ada kerinduan yang membuncah terhadap para kekasih Allah.
Pengurus BPU menyampaikan permohonan fasilitasi keberangkatan untuk 30 orang jemaah yang akan bertolak ke Jawa Timur.
Mereka berniat menghadiri Haul Akbar Ulama Besar, Habib Abubakar bin Muhammad Assegaf di Kabupaten Gresik.
Sebuah perjalanan spiritual yang luhur demi mereguk keberkahan ilmu dan meneladani kesalehan sang waliyullah.
Mendengar hajat mulia tersebut, hati sang Walikota tergerak.
Membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang mencintai ulama, Hadianto Rasyid langsung menyatakan komitmennya.
Tanpa ragu, ia menegaskan akan menanggulangi minimal setengah dari total akomodasi keberangkatan rombongan jemaah tersebut.
Langkah nyata ini menjadi perwujudan dari janji Allah dalam Al-Qur’an:
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 261)”
Alhamdulillah, terima kasih banyak Pak Haji,” ucap para perwakilan BPU serempak.
Ruangan itu seketika bergetar oleh kalimat hamdalah dan doa-doa yang melangit, mengekspresikan rasa syukur mendalam atas kedermawanan sang pemimpin.
Sebagai bukti bahwa komitmen ini bukan sekadar janji manis, Walikota Palu langsung memberikan kontak salah satu kerabat dekatnya.
Langkah konkret ini diambil demi mempermudah jalur koordinasi dan teknis fasilitasi keberangkatan 30 jemaah menuju Gresik.
Sinergi umara dan ulama di Kota Palu ini mengisyaratkan harapan besar: bahwa bumi Tadulako akan senantiasa dinaungi keberkahan dan dijauhkan dari marabahaya berkat penghormatan yang tinggi kepada para penjaga syariat-Nya.
NK


















