Kotabaru,Kabaronenews.com- Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru dari Fraksi Gerindra, H. Rustam Efendi, ST, M.M, menggelar reses tahap pertama di Aula Kantor Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara, pada Senin (17/02/2025).
Ini menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mendesak yang belum terakomodasi dalam program pembangunan daerah.
Dalam penyampaiannya, H. Rustam Efendi menegaskan bahwa reses adalah saluran vital bagi masyarakat untuk mengungkapkan keluhan serta usulan pembangunan yang relevan bagi kemajuan desa.
“Reses ini membuka ruang bagi Desa untuk menyampaikan kebutuhan mereka. Jika dana Desa terbatas, kita akan berupaya menggunakan dana reses untuk mendukung pembangunan,” ungkapnya dengan tegas.
Sesi dialog berjalan dengan antusiasme tinggi, di mana berbagai perwakilan warga mengemukakan berbagai persoalan dan usulan. Salah satunya, Ketua RT 24 yang menyampaikan masalah banjir yang kerap melanda wilayahnya, berharap adanya pembangunan drainase dan paving jalan yang dapat mengurangi genangan air.
Ketua BPD Kecamatan Pulau Laut Utara, Nasaruddin, juga mendorong ibu-ibu PKK Desa Dirgahayu untuk aktif menyampaikan tantangan yang dihadapi, guna memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan lebih maksimal di DPRD.
Kepala Desa Dirgahayu, Lukman Nur Hakim, mengungkapkan beberapa proposal yang telah diajukan, seperti pengaspalan jalan di RT 19 dan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Menanggapi hal ini, H. Rustam Efendi meminta agar menyusun proposal secara detail, sesuai aturan, dan lengkap dengan gambar serta titik koordinat. “Usulan yang masuk hari ini akan menjadi prioritas untuk realisasi tahun 2026. Pastikan proposal yang diajukan adalah yang benar-benar mendesak agar sesuai dengan anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Lebih lanjut, H. Rustam Efendi mengungkapkan bahwa seluruh usulan yang terkumpul akan dibahas dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Kotabaru. Ia juga menyampaikan bahwa pada 2023, program renovasi rumah bagi masyarakat kurang mampu telah sukses menyasar 450 unit rumah di berbagai Desa, seperti Seblimbingan, Megasari, Tirawan, dan Pulau Laut Timur.
“Kami berkomitmen untuk memperjuangkan semua usulan yang masuk. Tidak ada diskriminasi, semua yang membutuhkan bantuan akan kami upayakan,” tegasnya.
Untuk Desa Dirgahayu, H. Rustam Efendi berjanji memprioritaskan program bedah rumah pada tahun 2026 dan meminta kepala Desa untuk mendata rumah-rumah warga yang memerlukan renovasi.
Tak hanya itu, ia juga memperkenalkan program pembangunan perumahan murah bagi masyarakat tidak mampu yang telah berhasil dijalankan di Desa Seblimbingan. Program ini memungkinkan warga untuk mendapatkan rumah gratis dengan skema kredit murah untuk lahan.
“Program ini adalah terobosan agar masyarakat tidak mampu bisa memiliki hunian yang layak. Desa Seblimbingan telah menjadi proyek percontohan, dan kami berencana memperluasnya ke Desa-Desa lain,” ujar H. Rustam Efendi.
Dengan berbagai inisiatif dan komitmen yang telah disampaikan, warga Desa Dirgahayu berharap usulan mereka dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan desa yang lebih baik.(HRB)
By; Herpani



















