SEMARANG,kabaronenews.com – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang, salah satu anggota Holding BUMN Danareksa terus menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan kawasan industri yang modern dan ramah lingkungan. 
Langkah nyata tersebut diantaranya dengan menciptakan lingkungan industri yang nyaman, tertata, dan berdaya saing melalui program beautifikasi kawasan.
Direktur Utama PT KIW, Ahmad Fauzie Nur, berkomitmen menjadikan KIW lebih hijau, nyaman bagi investor, pekerja dan masyarakat sekitar.
Selain itu, kata Fauzie, Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik investasi, kesejahteraan pekerja, serta mendukung
keberlanjutan lingkungan dalam ekosistem industri yang modern
” Kami berkomitmen untuk menjadikan Kawasan Industri Wijayakusuma lebih hijau, rapi, dan nyaman bagi investor, pekerja, serta masyarakat sekitar. Beautifikasi ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan kawasan
industri yang tidak hanya produktif, tetapi juga nyaman dan berkelanjutan.” kata Fauzie, melalui rilis, Rabu (5/3/2025).
Untuk diketahui, program beautifikasi KIW mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan ruang terbuka
hijau, peningkatan infrastruktur jalan, pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), hingga
revitalisasi fasad bangunan.
Tak hanya itu, sebagai dukungan terhadap UMKM khususnya para pedagang kaki lima (PKL), KIW
telah menyiapkan area foodcourt khusus di beberapa titik kawasan untuk memberikan kenyamanan bagi para pekerja serta pelaku usaha.
Lebih dari sekadar memperindah kawasan, program ini juga bertujuan meningkatkan
produktivitas pekerja dengan menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan kondusif.
Infrastruktur yang lebih baik serta suasana yang lebih asri diyakini akan berdampak positif
terhadap kesejahteraan pekerja dan daya saing industri di dalam kawasan.
Selain aspek estetika dan kenyamanan, KIW juga berfokus pada keberlanjutan lingkungan
dengan mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah dan drainase untuk mencegah banjir serta menjaga kebersihan kawasan.
Saat ini, KIW telah memiliki sistem pengolahan sampah terpadu yang memungkinkan limbah diolah menjadi produk bernilai ekonomis, mengurangi pencemaran lingkungan, serta menjadi langkah nyata dalam penerapan konsep circular economy.
“Dengan berbagai inisiatif ini, kami optimistis bahwa KIW dapat terus berkembang menjadi kawasan industri yang modern, hijau, inklusif, dan berdaya saing global. Kami ingin menjadikan KIW sebagai destinasi utama bagi investor dan turut berkontribusi terhadap
pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di Jawa Tengah,” tutup Fauzie.
AMR









