Kotabaru,KabarOnenews.com- Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, H. Rosidah, menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi petani dengan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa empat unit traktor kepada tiga Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Kotabaru, Senin (12/01/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Balai Benih Unggul (BBU) Desa Sigam, Kecamatan Pulau Laut Sigam, sebagai hasil sinergi antara DPRD Kabupaten Kotabaru dan Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru dalam upaya mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Hj. Rosidah menyampaikan bahwa bantuan alsintan ini merupakan bagian dari program aspirasi yang diperjuangkan agar petani dapat mengakses alat pertanian modern.
“Kami ingin memastikan aspirasi petani benar-benar terjawab. Bantuan traktor ini diharapkan mampu mempercepat pengolahan lahan, menekan biaya produksi, dan meningkatkan hasil panen,” ujarnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menegaskan bahwa modernisasi pertanian merupakan langkah penting agar petani di Kotabaru mampu bersaing dan meningkatkan kesejahteraan.
“Alat ini harus dimanfaatkan secara bersama oleh kelompok tani. Jangan hanya menjadi pajangan, tetapi benar-benar mendukung aktivitas pertanian di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru menjelaskan bahwa bantuan alsintan yang disalurkan merupakan program dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk mendukung percepatan tanam dan peningkatan Indeks Pertanaman (IP).
Sekretaris Dinas Pertanian Kotabaru, Kadriannur, SP, menyebutkan bahwa empat unit traktor tersebut disalurkan kepada tiga kelompok tani dengan peruntukan berbeda sesuai kebutuhan di lapangan.
Rinciannya, Poktan Harapan Jaya Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, menerima satu unit traktor bajak untuk optimalisasi lahan sawah. Poktan Sejahtera Bersama Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, menerima dua unit traktor kecil jenis cultivator guna mendukung perluasan area tanam jagung.
Sedangkan Poktan Sejahtera Abadi Bersama Desa Sebelimbingan menerima satu unit traktor bajak untuk pengembangan tanaman sayur, lengkap dengan sepuluh unit tangki semprot.
“Dengan bantuan ini, kami berharap Indeks Pertanaman bisa meningkat, dari satu kali tanam menjadi dua kali tanam dalam setahun,” jelas Kadriannur.
Ia menambahkan, peningkatan produksi jagung di Desa Sebelimbingan menjadi perhatian khusus, mengingat pada tahun 2026 hasil jagung petani direncanakan akan diserap oleh Bulog.
Melalui kolaborasi antara anggota DPRD dan perangkat daerah, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Kotabaru semakin maju serta target ketahanan dan swasembada pangan daerah dapat tercapai lebih cepat.
By: Herpani


















