kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Opini

Word of Mouth, Senjata Klasik FEB UNISLA di Tengah Era Digital

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
9 bulan yang lalu
Word of Mouth, Senjata Klasik FEB UNISLA di Tengah Era Digital
45
VIEWS

Oleh: Dr. Agung Hirmantono, SE, M.Ak (Dosen FEB UNISLA)

Lamongan, KabarOne News com-Dunia pendidikan tinggi di Indonesia semakin kompetitif. Perguruan tinggi berlomba menarik minat calon mahasiswa dengan berbagai cara, mulai dari mengelola website, aktif di media sosial, hingga memasang iklan berbayar. Digitalisasi seolah menjadi kewajiban bagi setiap institusi yang ingin dikenal luas. Namun, penelitian yang dilakukan oleh Dr. Agung dosen baru di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA), menghadirkan temuan yang sangat menarik. Dalam disertasinya, ia menemukan bahwa strategi promosi word of mouth atau dari mulut ke mulut masih memiliki kekuatan yang luar biasa, bahkan lebih dominan dibandingkan strategi digital, khususnya bagi perguruan tinggi yang berada di daerah.

Berita‎ Terkait

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM

Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan

MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih

Temuan ini sekaligus memperlihatkan posisi strategis FEB UNISLA sebagai kampus daerah yang terus tumbuh. FEB UNISLA tidak hanya membangun eksistensinya melalui kanal digital, tetapi juga tetap menempatkan word of mouth sebagai senjata utama. Dr. Agung menjelaskan bahwa efektivitas word of mouth erat kaitannya dengan tiga aspek penting: kualitas layanan, citra merek, dan daya tarik perguruan tinggi. Apabila ketiga aspek tersebut dijaga dengan baik, maka mahasiswa, alumni, bahkan masyarakat luas akan dengan sukarela menjadi agen promosi FEB UNISLA.

Hal ini bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Banyak mahasiswa baru yang memutuskan berkuliah di FEB UNISLA karena mendengar cerita positif dari teman, keluarga, atau tetangga yang sebelumnya sudah berkuliah di kampus ini. Cerita tentang suasana akademik yang kondusif, dosen yang kompeten, hingga fasilitas kampus yang memadai membuat orang lain tertarik untuk mengikuti jejak mereka. Fenomena sederhana ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap FEB UNISLA terbangun bukan hanya lewat media digital, tetapi melalui komunikasi personal yang jauh lebih meyakinkan.

Dr. Agung Hirmantono bahkan menegaskan bahwa ia sendiri masih mengandalkan kekuatan promosi mulut ke mulut. “Saya mencari mahasiswa dengan menggunakan disertasi saya, Pak Boss, dari mulut ke mulut. Karena market itu juga masih sangat banyak. Dari teman mengajak teman lainnya,” ungkapnya. Ungkapan ini menjadi bukti bahwa strategi klasik tersebut tetap relevan. Bahkan, beliau tidak hanya menuliskannya dalam penelitian akademis, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung dalam upaya mendukung FEB UNISLA menarik mahasiswa baru.

Bagi FEB UNISLA, temuan ini adalah pengingat bahwa membangun reputasi positif harus dimulai dari kualitas nyata. Website yang rapi memang penting, media sosial yang aktif juga diperlukan, tetapi yang lebih utama adalah memberikan pengalaman terbaik bagi mahasiswa. Ketika mahasiswa merasa puas, mereka akan bercerita, dan cerita itu akan menjadi promosi yang lebih kuat dibandingkan kata-kata manis di brosur. Dengan demikian, mahasiswa dan alumni adalah duta terbaik FEB UNISLA, yang tanpa sadar menyebarkan citra positif kampus kepada lingkungannya.

Namun, perlu disadari pula bahwa kabar negatif juga bisa menyebar dengan cepat melalui word of mouth. Apabila pelayanan akademik buruk, fasilitas tidak memadai, atau reputasi kampus tercoreng, maka kabar tersebut akan dengan mudah beredar dari satu telinga ke telinga lain. Oleh karena itu, menjaga kualitas layanan dan citra menjadi kewajiban utama bagi FEB UNISLA agar promosi dari mulut ke mulut tetap bernuansa positif.

Strategi word of mouth dan digitalisasi sejatinya tidak harus dipertentangkan. FEB UNISLA justru bisa memadukan keduanya secara cerdas. Website dan media sosial dapat digunakan untuk memperluas informasi dan menampilkan identitas kampus secara resmi, sementara testimoni mahasiswa dan alumni berperan memperkuat legitimasi. Bahkan, cerita dari mulut ke mulut yang disampaikan di dunia nyata bisa diperluas kembali melalui kanal digital, misalnya dalam bentuk video testimoni atau konten pengalaman mahasiswa. Inilah kombinasi yang akan membuat promosi FEB UNISLA semakin kokoh.

Sebagai fakultas yang terus berkembang, FEB UNISLA memiliki banyak keunggulan untuk dikisahkan oleh mahasiswa dan alumni. Keberhasilan dosen dalam penelitian, keterlibatan aktif dalam pengabdian masyarakat, hingga kiprah mahasiswa dalam lomba atau kegiatan sosial adalah cerita yang pantas dibagikan. Cerita-cerita ini kemudian menjadi bahan word of mouth yang bernilai tinggi, karena mencerminkan kualitas nyata yang dirasakan. Dengan begitu, setiap mahasiswa tidak hanya menjadi peserta didik, tetapi juga mitra dalam membangun citra kampus.

Kehadiran Dr. Agung Hirmantono di FEB UNISLA memberi warna baru dalam strategi pengembangan fakultas. Penelitian beliau menambah keyakinan bahwa FEB UNISLA memiliki landasan akademis sekaligus praktis untuk memperkuat strategi promosi berbasis kepercayaan. Hal ini sejalan dengan visi fakultas yang tidak hanya menekankan pendidikan dan penelitian, tetapi juga ingin menjadikan mahasiswa serta alumninya sebagai agen perubahan yang menginspirasi masyarakat.

Opini ini menegaskan bahwa di balik derasnya arus digital, FEB UNISLA tetap kokoh dengan kekuatan komunikasi interpersonal. Digitalisasi tetap penting, tetapi word of mouth adalah fondasi kepercayaan yang tidak bisa tergantikan. Di Lamongan dan sekitarnya, masyarakat masih lebih percaya pada pengalaman nyata yang disampaikan langsung oleh orang terdekat. Maka, fokus utama FEB UNISLA adalah menjaga kualitas layanan dan memperkuat citra, sehingga cerita positif tentang kampus ini terus bergulir tanpa henti.

Akhirnya, penelitian Dr. Agung Hirmantono menjadi bukti bahwa strategi klasik tidak pernah usang. FEB UNISLA adalah contoh nyata perguruan tinggi yang bisa memadukan tradisi dan modernitas. Website dan media sosial mereka tetap hadir untuk menjawab tuntutan era digital, tetapi pada saat yang sama, promosi mulut ke mulut tetap diutamakan sebagai senjata ampuh untuk menarik mahasiswa baru. Dengan menjaga kualitas dan citra, FEB UNISLA akan terus menjadi pilihan utama masyarakat Lamongan dan sekitarnya, bahkan mampu bersaing dengan perguruan tinggi di tingkat nasional.(*).

SendShareTweet

Related‎ Posts

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM
Opini

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM

Maret 8, 2026
28
Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan
Opini

Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan

Maret 2, 2026
30
MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih
Opini

MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih

Maret 1, 2026
30
Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri
Opini

Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri

Februari 24, 2026
43
Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart
Opini

Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart

Februari 20, 2026
42
Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026
Opini

Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026

Februari 17, 2026
86
“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”
Opini

“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”

Februari 15, 2026
49
Indonesia Nomor Satu Dunia dalam Global Flourishing Study: Energi Sosial bagi Kebangkitan UMKM
Opini

Indonesia Nomor Satu Dunia dalam Global Flourishing Study: Energi Sosial bagi Kebangkitan UMKM

Februari 11, 2026
27
Koperasi Merah Putih: Menguatkan Ekonomi Desa atau Menyisihkan Warung UMKM?
Opini

Koperasi Merah Putih: Menguatkan Ekonomi Desa atau Menyisihkan Warung UMKM?

Februari 10, 2026
32
Pers Nasional, Penjaga Nalar Publik dan Nurani Demokrasi (Selamat Hari Pers Nasional)
Opini

Pers Nasional, Penjaga Nalar Publik dan Nurani Demokrasi (Selamat Hari Pers Nasional)

Februari 10, 2026
26

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

PT. SSC Pererat Silaturahmi Lewat Bantuan Keagamaan untuk Majelis Habsyi Desa Bekambit

PT. SSC Pererat Silaturahmi Lewat Bantuan Keagamaan untuk Majelis Habsyi Desa Bekambit

1 tahun yang lalu
39
PT SDE Tebar 3.450 Paket Sembako untuk 12 Desa Lingkar Tambang Jelang Idul fitri

PT SDE Tebar 3.450 Paket Sembako untuk 12 Desa Lingkar Tambang Jelang Idul fitri

3 bulan yang lalu
80
Menjemput Berkah di Bukit Tursina: 16 Tahun Khidmat Cinta Majelis Nuurul Khairaat untuk Umat

Menjemput Berkah di Bukit Tursina: 16 Tahun Khidmat Cinta Majelis Nuurul Khairaat untuk Umat

3 bulan yang lalu
63

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Ditengarai Memalsukan Skincare Produk Orang Lain, Dokter Lee Diseret Ke Persidangan

    Ditengarai Memalsukan Skincare Produk Orang Lain, Dokter Lee Diseret Ke Persidangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris, Proyek Rehab Madrasah PHTC Babel Rp 19 Milyar Diduga Pakai Rangka Atap Berkarat, Kualitas Diragukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hak Jawab Dinas Pendidikan Lamongan Terkait Buku Pendamping di Sekolah SD Bersifat Sukarela.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usut Tuntas Dugaan Penjualan Buku LKS Di Dinas Pendidikan Lamongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Lamongan Tegaskan LKS Tidak Boleh Diperjualbelikan Secara Paksa, Sekolah Diminta Patuhi Regulasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA