kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News

Uang Rakyat Setengah Miliar Menguap di Beton Retak: Proyek Kolam Retensi Bukit Nyatoh Pangkalpinang Dituding Asal Jadi!”

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
1 tahun yang lalu
Uang Rakyat Setengah Miliar Menguap di Beton Retak: Proyek Kolam Retensi Bukit Nyatoh Pangkalpinang Dituding Asal Jadi!”
44
VIEWS

Pangkalpinang, Kabar One.com —Proyek lanjutan pembangunan kolam retensi Bukit Nyatoh/Linggarjati Hulu yang menelan anggaran hampir setengah miliar rupiah kini menuai sorotan tajam. Pasalnya, pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. Bintang Graha Lestari melalui satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pangkalpinang diduga jauh dari standar teknis dan sarat penyimpangan.IMG 20250602 WA0016

Fakta di Lapangan: Beton Retak, Curing Diduga Abai

Berita‎ Terkait

Ketua RT Kelurahan Petojo Utara Jak Pst, Kembali Menghadirkan “Inovasi Untuk Warganya Memilah sampah Sejak dari Rumah”

Lebih dari 100 Mahasiswa dan Pelajar Dapat Beasiswa dari PLN IP UBP Semarang dan IZI

Wakil Walikota Jakarta Pusat,Erick Phahlevi Zakaria Lumbun Buka Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan RT, RW,LMK

Tim investigasi menemukan sejumlah bukti fisik yang menunjukkan indikasi pekerjaan konstruksi dilakukan secara tidak profesional:

Retakan melintang pada permukaan beton.
Adanya retak pada struktur saluran, yang semestinya rapat dan kuat.
Permukaan tidak rata dan kasar, mengindikasikan campuran beton tidak sesuai standar atau proses pengecoran asal-asalan.
Diduga tidak ada proses curing yang memadai, membuat beton retak dan getas.

“Jika kita bicara konstruksi air, seperti kolam retensi, maka integritas struktur adalah kunci. Kalau baru hitungan bulan sudah retak dan menganga, itu pertanda kuat bahwa konstruksi ini asal-asalan,” ujar salah satu warga sekitar yang menolak disebut namanya.

Nilai Proyek Hampir Setengah Miliar

Berdasarkan dokumen resmi, proyek bernama “Pembangunan Kolam Retensi Bukit Nyatoh / Linggarjati Hulu (Lanjutan)” memiliki nilai kontrak Rp498.999.000,00, dengan serah terima pekerjaan dilakukan pada 18 November 2024.

Namun ironisnya, mutu bangunan tak mencerminkan nilai anggaran. Kondisi ini memicu kecurigaan publik terhadap potensi mark-up anggaran, pengurangan volume material, atau bahkan keterlibatan oknum pengawas.

DPW MABESBARA BABEL: “INI HARUS DIAUDIT FORENSIK!”

Ketua DPW Mabesbara Provinsi Bangka Belitung, Edi Muslim, secara tegas angkat bicara:

“Kami menduga kuat ini adalah proyek yang dikerjakan asal jadi. Retakan dan rongga di beton bukan hanya soal estetika — ini soal keselamatan dan keuangan negara. Proyek ini harus diaudit forensik, termasuk uji kuat tekan beton. Bila ditemukan pelanggaran, kami akan rekomendasikan pelaporan ke APH. ”Katanya pada Senin (2/6/2025).

Lebih lanjut, Edi Muslim menyebut pihaknya akan segera mengirim surat resmi kepada Inspektorat Daerah dan meminta BPK atau lembaga penguji independen melakukan evaluasi teknis.

“Kalau ini dibiarkan, kita membiarkan uang rakyat dikeruk dan kualitas infrastruktur turun. Pangkalpinang harus bebas dari proyek busuk yang hanya memperkaya segelintir pihak,” tandasnya.

Indikasi Dugaan Pelanggaran Regulasi

Hasil penelusuran juga mengarah pada potensi dugaan pelanggaran terhadap sejumlah regulasi, di antaranya:

Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, khususnya Pasal 27-28 terkait pemenuhan spesifikasi teknis.
Permen PUPR No. 14 Tahun 2020 tentang standar teknis pekerjaan konstruksi.
SNI 2847:2019 tentang standar beton struktural — kuat tekan beton minimum tidak terlihat tercapai.

Seruan untuk Transparansi dan Penegakan Hukum

Kasus ini menjadi cermin betapa lemahnya pengawasan proyek di daerah. Di tengah wacana efisiensi APBD dan pemerataan infrastruktur, praktik seperti ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap publik.

Lembaga pengawas, ormas, dan warga setempat kini mendesak:

Uji mutu konstruksi (core drill test atau hammer test)
Audit investigatif oleh Inspektorat Daerah
Pengusutan aliran dana dan volume material**
Penegakan hukum jika ditemukan unsur pidana

“Jangan biarkan Pangkalpinang jadi etalase beton busuk yang hanya memperkaya kontraktor culas,” pungkas Edi Muslim, penuh semangat. (Tim)

SendShareTweet

Related‎ Posts

Ketua RT Kelurahan Petojo Utara Jak Pst, Kembali Menghadirkan “Inovasi Untuk Warganya Memilah sampah Sejak dari Rumah”
Metropolitan

Ketua RT Kelurahan Petojo Utara Jak Pst, Kembali Menghadirkan “Inovasi Untuk Warganya Memilah sampah Sejak dari Rumah”

Juli 3, 2026
18
Lebih dari 100 Mahasiswa dan Pelajar Dapat Beasiswa dari PLN IP UBP Semarang dan IZI
News

Lebih dari 100 Mahasiswa dan Pelajar Dapat Beasiswa dari PLN IP UBP Semarang dan IZI

Juli 3, 2026
7
Wakil Walikota Jakarta Pusat,Erick Phahlevi Zakaria Lumbun Buka Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan RT, RW,LMK
News

Wakil Walikota Jakarta Pusat,Erick Phahlevi Zakaria Lumbun Buka Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan RT, RW,LMK

Juli 2, 2026
29
DPRD Tanah Bumbu Setujui LPj APBD 2025, Perda Segera Diproses
Daerah

DPRD Tanah Bumbu Setujui LPj APBD 2025, Perda Segera Diproses

Juli 1, 2026
8
Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Peringkat Ke-4 Kafilah MTQ Kalsel
Daerah

Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Peringkat Ke-4 Kafilah MTQ Kalsel

Juli 1, 2026
5
Liburan Sekolah, YBM PLN UP2B Jateng – DIY dan IZI Gelar Khitan Massal
News

Liburan Sekolah, YBM PLN UP2B Jateng – DIY dan IZI Gelar Khitan Massal

Juli 1, 2026
5
Siswa SMA Muhammadiyah 09 Bekasi Tabrak Anak Sekolah , Korban Luka Berat
Metropolitan

Siswa SMA Muhammadiyah 09 Bekasi Tabrak Anak Sekolah , Korban Luka Berat

Juni 30, 2026
27
Kotabaru Melonjak ke Peringkat 4 MTQ Nasional Kalsel, Prestasi Terbaik dalam Beberapa Tahun Terakhir
Daerah

Kotabaru Melonjak ke Peringkat 4 MTQ Nasional Kalsel, Prestasi Terbaik dalam Beberapa Tahun Terakhir

Juni 29, 2026
12
YBM PLN UP3 Kudus dan IZI Berdayakan Masyarakat, Salurkan Alat Usaha untuk Penyandang Disabilitas
News

YBM PLN UP3 Kudus dan IZI Berdayakan Masyarakat, Salurkan Alat Usaha untuk Penyandang Disabilitas

Juni 29, 2026
9
Janji Anggaran Rp400 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Kabupaten Dairi, Masyarakat Minta Transparansi dan Bukti Nyata
Daerah

Janji Anggaran Rp400 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Kabupaten Dairi, Masyarakat Minta Transparansi dan Bukti Nyata

Juni 28, 2026
12

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Kebijakan Bupati Pati Menaikkan PBB Menuai Protes Keras Warga, LBH AMAN : Kenaikan 250 Persen Melanggar Perundang Undangan

Kebijakan Bupati Pati Menaikkan PBB Menuai Protes Keras Warga, LBH AMAN : Kenaikan 250 Persen Melanggar Perundang Undangan

11 bulan yang lalu
30
Paripurna DPRD Tanbu, Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi atas Raperda Kerjasama Daerah

Paripurna DPRD Tanbu, Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi atas Raperda Kerjasama Daerah

10 bulan yang lalu
38
Cahaya di Atas Cahaya: Jejak Kerinduan Majelis Dzikir Nuurul Khairaat di Haul Guru Tua ke-58

Cahaya di Atas Cahaya: Jejak Kerinduan Majelis Dzikir Nuurul Khairaat di Haul Guru Tua ke-58

3 bulan yang lalu
114

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Ketua RT Kelurahan Petojo Utara Jak Pst, Kembali Menghadirkan “Inovasi Untuk Warganya Memilah sampah Sejak dari Rumah”

    Ketua RT Kelurahan Petojo Utara Jak Pst, Kembali Menghadirkan “Inovasi Untuk Warganya Memilah sampah Sejak dari Rumah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil Walikota Jakarta Pusat,Erick Phahlevi Zakaria Lumbun Buka Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan RT, RW,LMK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditengarai Memalsukan Skincare Produk Orang Lain, Dokter Lee Diseret Ke Persidangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Artis Penyanyi Personel ‘Seven Icons’ Mengaku Banyak Kenal Dengan Petinggi Di Mabes Polri, Uang Korban-pun Lenyap Rp 3 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA