Tanah Bumbu, KabarOneNews.com — DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2025, Selasa (17/03/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani, S.H., S.E., M.H., dan dihadiri Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., pimpinan serta anggota DPRD, unsur Forkopimda atau yang mewakili, Sekretaris Daerah, jajaran SKPD Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa kebijakan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025 mengusung tema “Penguatan Infrastruktur dan Ekonomi yang Berkelanjutan dan Berkeadilan untuk Optimalisasi Kapabilitas Daerah Bernuansa Kearifan Lokal yang Religius.” Tema tersebut diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional serta prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Ia menjelaskan bahwa arah kebijakan pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029.
Dalam pemaparannya, Bupati juga menjelaskan pengelolaan keuangan daerah tahun 2025. Pendapatan daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), transfer, serta lain-lain. Pendapatan yang sah ditargetkan sebesar Rp3.326.672.765.892 dan terealisasi sebesar Rp3.889.546.768.234,50 atau 116,92 persen dari target yang ditetapkan.
Sementara itu, belanja daerah tahun 2025 yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, dan belanja tidak terduga setelah perubahan dialokasikan sebesar Rp4.124.271.626.919,45. Dari jumlah tersebut terealisasi sebesar Rp3.349.081.701.749,32 atau 81,20 persen.
Pada sisi pembiayaan daerah, realisasi penerimaan pembiayaan tahun 2025 tercatat sebesar Rp837.598.861.027,46 atau 100 persen dari rencana penerimaan. Penerimaan pembiayaan tersebut berasal dari penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). Sementara itu, realisasi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp35.000.000.000 atau 87,50 persen dari rencana setelah perubahan sebesar Rp40.000.000.000, yang digunakan untuk penyertaan modal pemerintah daerah.
Dalam laporan tersebut juga disampaikan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2025 yang menargetkan predikat BB, namun terealisasi dengan predikat B dengan nilai 68,22, meningkat 1,13 poin dibandingkan capaian tahun 2024.
Sejumlah capaian pembangunan daerah juga disampaikan, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2025 mencapai 75,09 dan berada pada posisi keempat dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 5,52 persen yang merupakan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Dari sisi kesejahteraan masyarakat, angka kemiskinan juga menunjukkan penurunan. Jumlah penduduk miskin turun dari 18,92 ribu jiwa pada tahun 2021 menjadi 13,81 ribu jiwa pada tahun 2025. Persentase kemiskinan juga menurun dari 3,41 persen pada tahun 2024 menjadi 3,13 persen pada tahun 2025.
Pada sektor pembangunan lainnya, capaian kinerja bidang pendidikan pada tahun 2025 mencapai 100,73 persen dengan kategori sangat berhasil. Sementara pada bidang kesehatan terjadi peningkatan capaian kinerja dari 74,28 tahun pada tahun 2023 menjadi 88,424 tahun pada tahun 2025.
Di bidang infrastruktur, capaian kinerja program pada urusan pekerjaan umum dan penataan ruang tercatat rata-rata 100,48 persen dengan realisasi jalan kondisi mantap sepanjang 886,01 kilometer dari target 881,78 kilometer.
Pada sektor tenaga kerja, capaian kinerja program tahun 2025 mencapai rata-rata 100,175 persen yang didorong oleh tingginya minat masyarakat mengikuti pelatihan, dukungan sarana prasarana, serta peningkatan kesadaran pekerja dan pemberi kerja terhadap pemenuhan hak-hak pekerja.
Selain itu, capaian kinerja program pada bidang penanaman modal juga memenuhi target dengan rata-rata capaian 100 persen. Hal ini didorong oleh perluasan basis perusahaan, peningkatan nilai investasi, perbaikan iklim investasi, serta pengawasan dan pendampingan terhadap penanaman modal.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Tanah Bumbu menyampaikan apresiasi kepada DPRD serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia juga berharap adanya saran dan masukan dari pimpinan serta anggota DPRD untuk meningkatkan kinerja pemerintahan ke depan.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan terus mengerahkan seluruh sumber daya dan potensi yang ada untuk mewujudkan masyarakat Tanah Bumbu yang mandiri dan sejahtera,” ujar Bupati.
Menutup rapat, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tanah Bumbu atas penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025 dan selanjutnya diserahkan kepada Badan Anggaran DPRD untuk ditindaklanjuti. (Oksa)



















