BALIKPAPAN – kabaronenews.com – Di bawah langit Kalimantan Timur yang menyimpan rahasia masa depan bangsa, sebuah babak baru penegakan hukum sedang dituliskan.
Angin perubahan berembus kencang di Bumi Etam sejak tongkat komando Kepolisian Daerah Kalimantan Timur berpindah tangan pada Maret 2025. Di sana, berdiri kokoh Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H.—seorang jenderal yang bukan sekadar datang untuk menjabat, melainkan untuk menjaga marwah sebuah peradaban baru.
Ia adalah simbol kembalinya sang “Elang Reserse” ke rumah besarnya, Korps Bhayangkara. Setelah menuntaskan misi panjang dan sunyi di jantung pemberantasan korupsi negeri sebagai Direktur Penyelidikan KPK, Endar kini memikul mandat sakral: memastikan detak jantung Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap stabil dan aman.
Intelektualitas yang Humanis: Sisi Lain Sang Jenderal
Lahir di Purwokerto pada 30 Juni 1973, lulusan terbaik Akpol 1994 ini adalah perpaduan langka antara ketajaman analisis dan kehangatan personal.
Di balik deretan gelar akademik dan sertifikasi internasional Certified Fraud Examiner (CFE) yang prestisius, tersimpan jiwa yang membumi.
Ia adalah figur yang mampu membuat kawan merasa nyaman dan lawan merasa gentar—sebuah anomali kepemimpinan yang menyatukan ketegasan hukum dengan pendekatan yang menyentuh hati.
Empat Pilar Transformasi: Jejak Emas di Bumi Etam
Dalam masa kepemimpinannya, Irjen Pol. Endar Priantoro menanamkan empat tonggak utama yang mengubah wajah kepolisian di Kaltim:
1. Benteng Keamanan IKN: Tanpa Riak, Tanpa Cela
Sebagai garda terdepan wilayah penyangga ibu kota baru, Endar menempatkan IKN sebagai prioritas nasional yang mutlak. Ia mengedepankan deteksi dini untuk meredam potensi konflik sosial sebelum menjadi api. Sinergi erat dengan Otorita IKN memastikan bahwa pembangunan fisik megaproyek ini tidak terhambat oleh gangguan sekecil apa pun.
2. Manifestasi “POLISI ETAM”: Hukum yang Memanusiakan
Ia melahirkan filosofi POLISI ETAM—akronim dari Empati, Tegas, Amanah, dan Modern. Baginya, hukum yang tegak tidak harus selalu berwajah dingin. Di bawah komandonya, penegakan hukum dilakukan dengan nurani. Modernisasi pun bukan sekadar jargon; penggunaan armada kendaraan listrik di lingkungan Polda Kaltim menjadi bukti nyata dukungan Polri terhadap visi Green City yang diusung IKN.
3. Presisi Award: Pengakuan atas Dedikasi
Dedikasi sang Elang tidak lewat begitu saja dari radar apresiasi. Pada awal 2026, ia dianugerahi Piagam Presisi Award. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas keberhasilannya meningkatkan kualitas perlindungan masyarakat secara signifikan. Di internal, ia dikenal sebagai “Bapak bagi Anggota”, yang secara rutin memberikan penghargaan bagi personel yang melampaui panggilan tugas mereka.
4. Sinergi Tanpa Batas: Merajut Kepercayaan Publik
Menyadari bahwa polisi tidak bisa berdiri sendiri, Endar aktif merajut komunikasi lintas sektoral. Melalui forum dialogis dan kolaborasi solid dengan TNI serta Pemerintah Daerah, ia membangun transparansi informasi yang mumpuni.
Baginya, kepercayaan masyarakat adalah fondasi terkuat dari stabilitas keamanan.
Menjaga Nafas Nusantara
Kini, Kalimantan Timur berada di bawah pengawasan mata tajam sang Elang Reserse. Di tangan Irjen Pol. Endar Priantoro, keamanan bukan sekadar angka kriminalitas yang menurun, melainkan tegaknya keadilan yang dirasakan langsung oleh rakyat.
Ia tidak hanya sedang menjaga ketertiban; ia sedang membangun warisan profesionalisme kepolisian modern bagi masa depan Indonesia.
NK



















