BALIKPAPAN – kabaronenews.com – Di bawah naungan langit Balikpapan yang teduh, sebuah janji tak tertulis kepada leluhur kembali ditunaikan. Jumat, 6 Maret 2026, menjadi saksi bisu betapa cinta tidak pernah benar-benar mati, meski raga telah berkalang tanah.
Bertempat di kediaman Jl. Gunung Steling RT 26 No. 66, Kelurahan Gunung Samarinda, Keluarga Besar almarhum H. Hasan Noor kembali merajut asa dalam gelaran Haul Jamak dan Buka Puasa Bersama yang sarat akan nuansa ukhuwah.
Bukan sekadar rutinitas, ini adalah tahun ke-45 sebuah tradisi mulia yang telah dipancangkan sejak tahun 1981. Hampir setengah abad berlalu, namun gema tahlil, yasin, dan untaian doa arwah masih terus mengangkasa dari rumah ini.
Momentum khidmat ini dikhususkan bagi dua pilar utama keluarga, almarhumah Ibu Hj. Norsinah (wafat 2009) dan almarhum Abah H. Hasan Noor (wafat 2014), serta sang putra bungsu, almarhum Hasfian Noor yang baru saja berpulang ke haribaan-Nya pada Agustus 2024 lalu.
Ketulusan dalam menjaga wasiat dan amanah orang tua terpancar jelas dari kekompakan empat putra almarhum.
Kehadiran Drs. H. Syaiful Bahri (mantan Asisten I Pemkot Balikpapan), Papi Danie (Owner DHS Management), serta si kembar Syafrudin Noor dan Syafrian Noor, menjadi simbol nyata dari birrul walidain—sebuah bakti tiada akhir yang menjadi jembatan cahaya bagi orang tua di alam barzakh.
“Tradisi ini adalah denyut nadi keluarga kami. Ini bukan sekadar perkumpulan, melainkan upaya kami untuk terus menyambung tali silaturahmi yang telah dirintis orang tua sejak 45 tahun silam. Kami ingin doa-doa ini menjadi hadiah terindah bagi mereka,” ungkap Papi Danie dengan nada penuh haru.
Suasana batin yang hangat kian terasa dengan hadirnya sekitar 200 jiwa yang memadati lokasi. Kekeluargaan yang terjalin melampaui batas darah, merangkul berbagai elemen masyarakat.
Mulai dari komunitas MC Balikpapan, kelompok Emak-Emak Lena Rahmad, Atie Aerobic, hingga energi muda dari para Finalis Duta Lingkungan Hidup (DLH) 2026 dan Forum FDLH 2025.
Nuansa reuni pun menyeruak di sela-sela zikir. Hadirnya rekan-rekan dari Komunitas Duta Anti Narkoba, Alumni Smansa 87, Alumni SMPN 1 Balikpapan angkatan 1984, hingga Sanggar Tari JJE, seolah menegaskan bahwa kebaikan yang ditanam oleh almarhum H. Hasan Noor semasa hidup kini telah tumbuh menjadi pohon persaudaraan yang rimbun.
Acara yang berlangsung penuh keberkahan ini dilanjutkan dengan doa bersama dan berbuka puasa serta sholat Maghrib berjamaah di bawah ufuk senja Kota Beriman.
Sebuah penutup yang manis dengan sholat isya berjamaah dilanjutkan dengan sholat taraweh, memperkuat simpul solidaritas yang tidak hanya merekatkan sesama yang hidup, namun juga mengikat batin dengan mereka yang telah mendahului, dalam sebuah harapan besar: berkumpul kembali di jannah-Nya kelak.


















