Kotabaru, KabarOnenews.com- Keluhan warga Kecamatan Pulau Sembilan terkait tingginya biaya transportasi laut untuk merujuk pasien darurat akhirnya mendapat perhatian serius dari DPRD Kotabaru.
Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti persoalan tersebut demi meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Abu Suwandi kepada awak media beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan bahwa kebutuhan transportasi, khususnya dalam kondisi darurat, harus menjadi prioritas agar warga tidak kesulitan mendapatkan penanganan medis.
Menurutnya, tingginya biaya transportasi laut kerap terjadi saat kapal perintis tidak beroperasi. Kondisi ini memaksa warga menggunakan alternatif transportasi lain dengan biaya yang jauh lebih mahal untuk membawa pasien ke rumah sakit di Kotabaru.
“Ini menjadi perhatian kami. Kami akan berupaya mencari solusi agar masyarakat tidak lagi terbebani, terutama dalam situasi darurat,” ujarnya.
Abu Suwandi juga mengungkapkan bahwa saat ini pengadaan kapal kayu sudah tidak diperbolehkan. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen mencari jalan keluar agar kebutuhan transportasi masyarakat Pulau Sembilan dapat terpenuhi.
Ia menambahkan, upaya bantuan akan dilakukan melalui berbagai jalur, baik melalui pokok-pokok pikiran (pokran) dewan maupun melalui program sektoral pemerintah.
Respon cepat dari DPRD Kotabaru ini menjadi angin segar bagi warga Pulau Sembilan. Mereka berharap solusi konkret segera direalisasikan agar biaya transportasi laut, khususnya untuk rujukan pasien darurat, bisa lebih terjangkau.



















