kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News Metropolitan

Pagar Tutup Akses Jalan Taman Lagura, Warga Desak Pemkot Jakpus Bongkar Status Lahan

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
4 minggu yang lalu
Pagar Tutup Akses Jalan Taman Lagura, Warga Desak Pemkot Jakpus Bongkar Status Lahan
82
VIEWS

Jakarta Pusat, kabaronenews.com — Penutupan akses Jalan Taman Lagura, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menuai sorotan warga dan penggiat anti korupsi. Aparat penegak hukum (APH) didesak turun tangan menyelidiki dugaan adanya permainan mafia tanah dalam persoalan lahan tersebut.IMG 20260919 WA0030

Penggiat antikorupsi dari NGO Jaring Pelaksana Antisipasi Keamanan, M. Syahroni, mengatakan pagar yang menutup akses jalan tersebut telah menimbulkan keresahan karena selama ini digunakan masyarakat untuk beraktivitas, termasuk menuju sebuah mushola di sekitar lokasi.IMG 20260919 WA0031

Berita‎ Terkait

Proyek Trotoar dan Saluran di Jaktim Disorot, U-Ditch Diduga Dipasang Tanpa Lantai Kerja

Lurah Petojo Utara Berhasil Bikin Warga Selalu Rukun dan Kompak

Revitalisasi Kios Terminal Senen Masuk Tahap Akhir, Kunci Pedagang Ditargetkan Diserahkan 12 Oktober

“Kami mendapat informasi dari warga bahwa pembangunan pagar tersebut diduga berkaitan dengan persoalan lahan. Ini perlu segera diklarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan konflik,” ujar Syahroni.

Pantauan di lokasi menunjukkan pagar berdiri menutup akses menuju mushola. Pada bagian pagar terlihat spanduk berwarna kuning yang memuat pemberitahuan bahwa akses jalan akan segera ditutup karena lahan disebut telah dibeli dari PT Jakarta Tourisindo (Jaktour).

Informasi dari warga menyebut akses tersebut mengarah ke lahan yang disebut-sebut milik Iman Safei. Namun, hingga kini belum ada penjelasan terbuka mengenai status kepemilikan lahan, batas bidang tanah, maupun dasar hukum penutupan akses tersebut.
Persoalan semakin menjadi perhatian setelah muncul dugaan keterlibatan sejumlah oknum pejabat dan mantan pejabat DKI serta pihak terkait di lingkungan BUMD PT Jaktour. Warga juga menyebut nama seseorang berinisial DNN diduga bagaian dari mafia tanah yang diduga di peralat oknum pejabat DKI dan BUMD yang berkaitan dengan persoalan tersebut.

Namun, seluruh dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi, verifikasi, dan pembuktian dari pihak-pihak yang disebut.
Warga meminta Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama instansi aparat penegak hukum badan pertanahan dan pihak terkait tidak membiarkan persoalan berlarut-larut.
Pemkot Jakarta Pusat, Polres Metro Jakarta Pusat dan Kejari Jakarta Pusut segera turun gunung menelisik dugaan keterlibatan mafia tanah pada penutupan akses jalan tersebut. Pemeriksaan lapangan dinilai penting untuk memastikan status tanah, batas kepemilikan, serta status dan fungsi jalan yang kini tertutup pagar.

“Yang kami minta sederhana, jangan saling mengklaim. Datang, cek di lapangan, lihat status jalannya, kemudian beri penjelasan kepada warga. Jangan sampai masalah kecil berubah menjadi konflik besar,” kata BM, warga sekitar.
Menurut warga yang lain, apabila akses tersebut memang merupakan jalan yang selama ini digunakan masyarakat, pemerintah perlu memastikan keberlangsungannya sesuai ketentuan. Sebaliknya, jika terdapat sengketa kepemilikan atau batas lahan, penyelesaiannya harus ditempuh melalui mekanisme hukum dan administrasi yang jelas.

“Jangan sampai karena persoalan lahan, masyarakat yang menjadi korban. Apalagi ini menyangkut akses warga untuk beribadah,” ujar warga lainnya.
Warga juga meminta APH menelusuri apabila nantinya ditemukan indikasi pelanggaran hukum dalam proses penguasaan maupun penutupan akses tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh konfirmasi dari DNN terkait dugaan keterlibatannya. Iman Safei yang disebut warga sebagai pemilik lahan juga belum memberikan keterangan mengenai status tanah dan dasar pemasangan pagar.

Pihak PT Jaktour, yang disebut sebagi penjual lahan dan jalan tersebut belum memberikan keterangan resmi.Hafid, pejabat bagian aset PT Jaktour yang sebelumnya sudah berjanji memberikan klarifikasi kepada media tiba-tiba membatalkan pertemuan dengan alasan perintah sekretaris Jaktour sebagai atasnya.

Menanggapi informasi terkait, Lurah Cempaka Putih Hening Nugrahani menyebutkan permasalahan tersebut sudah dirapatkan di tingkat kota.
Sementara Camat Cempaka Putih,R. Igan Muhammad Faisal saat di konfirmasi di ruang kerjaannya Jumat (18/9) mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi dan menjalakan tugas Camat sesuai tupoksinya.
Dari hasil rapat besama sejumlah SKPD di tinggkat Kecamatan , pihak Satpel SDA, Satpel Bina Marga,Satpel Dishub hingga Citata di lokasi tidak ditemukan aset milik pemerintah Ujar, R.Igan Muhammad Faisal.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, serta instansi terkait juga belum memberikan penjelasan mengenai status akses Jalan Taman Lagura tersebut.
Warga berharap pemerintah segera melakukan verifikasi secara terbuka agar persoalan lahan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan dan akses masyarakat menuju tempat ibadah tetap mendapatkan kepastian. (Red)

SendShareTweet

Related‎ Posts

Proyek Trotoar dan Saluran di Jaktim Disorot, U-Ditch Diduga Dipasang Tanpa Lantai Kerja
Metropolitan

Proyek Trotoar dan Saluran di Jaktim Disorot, U-Ditch Diduga Dipasang Tanpa Lantai Kerja

Oktober 7, 2026
96
Lurah Petojo Utara Berhasil Bikin Warga Selalu Rukun dan Kompak
Metropolitan

Lurah Petojo Utara Berhasil Bikin Warga Selalu Rukun dan Kompak

Oktober 6, 2026
33
Revitalisasi Kios Terminal Senen Masuk Tahap Akhir, Kunci Pedagang Ditargetkan Diserahkan 12 Oktober
Metropolitan

Revitalisasi Kios Terminal Senen Masuk Tahap Akhir, Kunci Pedagang Ditargetkan Diserahkan 12 Oktober

Oktober 6, 2026
18
Ketua RT 011,RWO2 Kelurahan Petojo Utara Jakarta Pusat Apresiasi Angota FKDM.
Metropolitan

Ketua RT 011,RWO2 Kelurahan Petojo Utara Jakarta Pusat Apresiasi Angota FKDM.

Oktober 5, 2026
15
DR.Rudyono Darsono Ketua Dewan Pembina UTA45 Kirim Surat Terbuka Ke Presiden Prabowo Subianto
Metropolitan

DR.Rudyono Darsono Ketua Dewan Pembina UTA45 Kirim Surat Terbuka Ke Presiden Prabowo Subianto

September 29, 2026
172
Wali Kota Jakarta Pusat Serap Aspirasi Dewan Kota dan Warga di Kecamatan Gambir
Metropolitan

Wali Kota Jakarta Pusat Serap Aspirasi Dewan Kota dan Warga di Kecamatan Gambir

September 24, 2026
30
Menjaga Kekompakan dan Keharmonisan RW 02 Kelurahan Petojo Utara, Kepedulian Sesama RT
Metropolitan

Menjaga Kekompakan dan Keharmonisan RW 02 Kelurahan Petojo Utara, Kepedulian Sesama RT

September 23, 2026
33
Proyek Pembangunan Saluran Air di Rawamangun Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Metropolitan

Proyek Pembangunan Saluran Air di Rawamangun Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

September 22, 2026
87
Kios Terminal Senen Dipersoalkan, NGO Jalak Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang ke Inspektorat DKI”
Metropolitan

Kios Terminal Senen Dipersoalkan, NGO Jalak Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang ke Inspektorat DKI”

September 21, 2026
38
Mancing Mania Antar Pokja Wartawan, Forwaka Doakan Keselamatan 5 Jurnalis Yang Hilang
Metropolitan

Mancing Mania Antar Pokja Wartawan, Forwaka Doakan Keselamatan 5 Jurnalis Yang Hilang

September 19, 2026
38

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Lima Terdakwa Terduga Jaringan Peredaran Ganja 2,5 Kg Bantah BAP Penyidikan

Lima Terdakwa Terduga Jaringan Peredaran Ganja 2,5 Kg Bantah BAP Penyidikan

2 tahun yang lalu
106
Kolaborasi antara Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Universitas Billfath Lamongan, Angkat Batik Lamongan Menuju Panggung Dunia

Kolaborasi antara Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Universitas Billfath Lamongan, Angkat Batik Lamongan Menuju Panggung Dunia

1 tahun yang lalu
124
Walikota Jakarta Pusat Minta Lintas Sektoral Lakukan Tepat Sasaran Inovasi Penurunan Stanting

Walikota Jakarta Pusat Minta Lintas Sektoral Lakukan Tepat Sasaran Inovasi Penurunan Stanting

11 bulan yang lalu
25

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Komisi C DPRD Lamongan Sidak Lima Pabrik Dolomit Paciran, Tindak Lanjuti Keluhan Warga Soal Polusi Debu

    Komisi C DPRD Lamongan Sidak Lima Pabrik Dolomit Paciran, Tindak Lanjuti Keluhan Warga Soal Polusi Debu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Hukum Pelapor Berharap, Proses Hukum Dapat Berjalan Secara Transparan dan Akuntabel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek SPALD di Cipinang Besar Utara Disorot, Anggaran Tak Dicantumkan dan Dugaan Pelanggaran K3 Mengemuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ANGGOTA DPR RI FRAKSI GOLKAR LABIB, SH., MH BERSAMA BUPATI YUHRONUR EFENDI RESMIKAN PAMSIMAS DI DESA DATINAWONG BABAT LAMONGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKBAL TABAH Malaysia Gelar Maulidur Rasul dan Haul Masyayikh, Perkuat Silaturahmi 300 Alumni dan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA