BALIKPAPAN – kabaronenews.com – Peringatan HUT ke-129 Kota Balikpapan tahun ini tampil beda. Mengusung tema “Harmoni Menuju Kota Global”, rangkaian acara di halaman Balai Kota disulap menjadi panggung pelestarian budaya yang megah dan edukatif.
Begitu barisan upacara dibubarkan, suasana langsung semarak dengan Tarian Kolosal Nusantara.
Pertunjukan ini memadukan unsur budaya Dayak, Kutai, dan Banjar—sebuah simbol kuat bahwa Balikpapan adalah beranda Ibu Kota Nusantara (IKN) yang inklusif di tengah keberagaman etnis.
Puncak kemeriahan mencapai puncaknya saat denting bambu dari Harmoni Angklung Kolosal mulai menggema.
Pertunjukan ini melibatkan ratusan pelajar dari grup Gita Suara MISCM, yang merupakan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sentra Cendekia Muslim Balikpapan.
Dengan penuh penghayatan, para pelajar membawakan lagu Mars Balikpapan serta deretan lagu daerah.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, yang menyaksikan langsung memberikan apresiasi mendalam terhadap filosofi musik bambu tersebut.
“Permainan angklung mengajarkan kita bahwa nada yang indah hanya tercipta melalui kerja sama dan harmoni. Itulah filosofi yang kita pegang untuk membangun Balikpapan menjadi kota global,” ujar Rahmad Mas’ud.
Kebanggaan luar biasa turut dirasakan keluarga besar MI Sentra Cendekia Muslim.
Ahaddiansyah, S.Pd., selaku guru pembimbing Gita Suara MISCM, menyebut momen ini sebagai catatan sejarah bagi anak didiknya.
“Ini adalah kali pertama kami tampil secara resmi dalam agenda Pemerintah Kota Balikpapan. Anak-anak sangat antusias dan bangga bisa tampil di hadapan jajaran pemerintah pada momen sakral ini. Kami berlatih intensif selama kurang lebih satu bulan,” ungkapnya.
Ahaddiansyah berharap kesempatan ini menjadi pemantik semangat bagi siswa untuk terus menjaga warisan budaya di tengah transformasi Balikpapan sebagai kota penyangga IKN.
“Selamat Hari Jadi ke-129. Semoga Balikpapan tetap menjadi rumah yang harmonis bagi semua etnis dan semakin berprestasi di tingkat dunia,” tutupnya dengan nada optimis.
NK



















