Surakarta , KabarOneNews.com— Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dengan menyelenggarakan Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi peminatan Manajemen pada Senin, 26 Januari 2026. Ujian terbuka tersebut diikuti oleh Dhita Dhora Damayanti, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA), sebagai tahapan akhir dalam meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi.
Ujian terbuka promosi doktor ini dilaksanakan secara khidmat di lingkungan Pascasarjana UNS dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, tim promotor dan penguji, sivitas akademika, serta kolega dan keluarga promovendus. Momentum ini tidak hanya menjadi capaian akademik personal, tetapi juga menjadi kebanggaan institusi asal promovendus, khususnya FEB UNISLA, yang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya dosen.
Dalam ujian terbuka tersebut, Dhita Dhora Damayanti mempresentasikan disertasi berjudul “Belanja Impulsif Online di Indonesia: Analisis Pengaruh Kenyamanan Online, Daya Tarik Visual, dan Promosi dengan Mediasi Sikap serta Moderasi Kepercayaan Diri Bertransaksi.” Disertasi ini mengkaji secara komprehensif perilaku belanja impulsif masyarakat Indonesia dalam konteks perdagangan elektronik yang berkembang pesat seiring meningkatnya penetrasi internet dan platform digital.
Penelitian tersebut menyoroti bagaimana kenyamanan berbelanja secara daring, daya tarik visual pada platform e-commerce, serta strategi promosi yang agresif dapat mendorong perilaku belanja impulsif. Lebih jauh, disertasi ini menganalisis peran sikap konsumen sebagai variabel mediasi dan kepercayaan diri bertransaksi sebagai variabel moderasi yang memperkuat atau memperlemah kecenderungan belanja impulsif.
Ujian terbuka dipimpin oleh Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D. selaku Ketua Penguji, dengan Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CFrA. sebagai Sekretaris. Tim promotor terdiri atas Prof. Dr. Budhi Haryanto, M.M. sebagai Promotor, serta Dr. Lilik Wahyudi, S.E., M.Si. dan Catur Sugiarto, S.E., M.SM., M.Rech., Ph.D., CDMP., CPM (Asia) sebagai Ko-Promotor.
Sementara itu, jajaran penguji yang turut memberikan masukan dan penilaian akademik meliputi Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek, Dr. Ahmad Ikhwan Setiawan, S.E., M.T, Dr. Hidajat Hendarsjah, S.Si., M.M, serta Prof. Dr. Santi Budiman, M.M. sebagai Penguji Eksternal dari STIE Isti Ekatana Upaweda Yogyakarta. Diskusi akademik berlangsung dinamis, kritis, dan konstruktif, mencerminkan kualitas riset yang mendalam dan relevan dengan isu ekonomi digital kontemporer.
Dalam pemaparannya, promovendus menyampaikan bahwa penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan literatur perilaku konsumen digital di Indonesia. Selain itu, hasil riset ini juga diharapkan menjadi rujukan praktis bagi pelaku bisnis daring dalam merancang strategi pemasaran yang lebih etis, efektif, dan berorientasi pada perlindungan konsumen.
“Belanja impulsif online merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari di era digital. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang utuh agar strategi pemasaran tidak hanya mendorong penjualan, tetapi juga memperhatikan aspek tanggung jawab sosial dan keberlanjutan,” ujar Dhita Dhora Damayanti dalam sesi presentasinya.
Capaian akademik ini mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Islam Lamongan, Dr. H. Abdul Ghofur, M.Si. Menurutnya, keberhasilan dosen FEB UNISLA meraih gelar doktor merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan budaya akademik.
“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian akademik yang diraih oleh dosen FEB UNISLA. Gelar doktor ini bukan hanya prestasi personal, tetapi juga menjadi modal strategis bagi universitas dalam memperkuat tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah yang berdampak,” tutur Rektor UNISLA.
Rektor menambahkan bahwa peningkatan kualifikasi dosen menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing institusi, baik di tingkat regional maupun nasional. Ia berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lain untuk terus mengembangkan kompetensi akademik dan kontribusi keilmuan.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISLA, Dr. H. Abid Muhtarom, MSE, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti konsistensi FEB UNISLA dalam mendorong dosennya untuk aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
“Disertasi yang diangkat sangat kontekstual dengan dinamika ekonomi digital saat ini. Ini menunjukkan bahwa dosen FEB UNISLA tidak hanya fokus pada penguatan teori, tetapi juga pada isu-isu aplikatif yang berdampak langsung pada masyarakat dan pelaku usaha,” ungkap Dekan FEB UNISLA.
Lebih lanjut, Dr. Abid Muhtarom menyampaikan bahwa capaian doktor ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan FEB UNISLA. Menurutnya, kehadiran dosen bergelar doktor akan memperkaya perspektif akademik mahasiswa dan mendorong lahirnya riset-riset unggulan fakultas.
Pelaksanaan ujian terbuka promosi doktor ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam mengembangkan kajian ekonomi dan manajemen yang adaptif terhadap perubahan zaman. Fokus pada perilaku konsumen digital menjadi sangat relevan di tengah transformasi teknologi dan pergeseran pola konsumsi masyarakat.
Dengan diraihnya gelar Doktor Ilmu Ekonomi oleh Dhita Dhora Damayanti, FEB UNISLA kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada kualitas, relevansi, dan keberlanjutan. Capaian ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi sivitas akademika untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan ilmu pengetahuan dan ekonomi bangsa.

















