Kabar One News.com,Balikpapan -Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan program “Balikpapan Terang”.
Melalui pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) secara masif, program ini ditargetkan mencapai progres 100 persen pada akhir tahun anggaran 2025.
Komitmen ini disampaikan sebagai bagian dari upaya serius pemerintah kota untuk menciptakan rasa aman dan nyaman yang merata bagi warga di seluruh penjuru kota, dari kawasan pemukiman hingga jalan lingkungan.
Target dan Anggaran Masif
Pada tahun anggaran 2025 ini, program “Balikpapan Terang” menargetkan pemasangan sekitar 4.000 an titik PJU baru yang tersebar di enam kecamatan. Untuk merealisasikan proyek infrastruktur vital ini, anggaran besar dikucurkan, mencapai sekitar Rp120 miliar.
Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan serta dukungan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Balikpapan, Sri Kusrini, meyakini target pemasangan PJU untuk tahun anggaran 2025 akan selesai dan rampung 100 persen sesuai jadwal.
“Dengan selesainya instalasi [PJU], banyak kawasan pemukiman, jalan lingkungan, hingga area publik yang sebelumnya minim penerangan kini menjadi lebih terang benderang,” ujar Sri Kusrini.
Ia menambahkan bahwa total unit PJU yang terpasang dan berfungsi optimal secara langsung meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari. “Hal ini mendukung terciptanya lingkungan yang lebih kondusif dan menekan potensi kriminalitas,” terangnya.
Efisiensi Layanan dan Pengalihan Fokus
Kepastian rampungnya program ini diperkuat oleh Freddy Wesly Manullang, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Kasie Sarpras) dan PJU, yang bertindak sebagai orang lapangan yang mengawasi pelaksanaan program.
Dalam upaya efisiensi pelayanan dan mengikuti perkembangan teknologi, Dishub Balikpapan telah mengadakan posko aduan PJU.
Masyarakat kini diimbau untuk melaporkan PJU yang padam atau mengalami gangguan melalui aplikasi layanan terpadu milik Pemkot, yakni B-Connect.
Meskipun pelaporan terpusat melalui aplikasi, Dishub menegaskan bahwa seluruh pemeliharaan dan penggantian lampu PJU tetap menjadi tanggung jawab utama Dinas Perhubungan.
Dengan keyakinan bahwa kebutuhan PJU di sebagian besar wilayah akan tuntas tahun ini, Dishub telah mengalihkan sebagian besar fokus prioritas anggaran untuk tahun 2026 mendatang ke penataan marka jalan dan rambu lalu lintas.
Adopsi Teknologi Smart System
Program ini tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga mengadopsi teknologi modern dengan menyiapkan konsep smart system untuk mendukung terwujudnya Balikpapan sebagai smart city (kota pintar).
Warga Balikpapan diharapkan dapat segera merasakan manfaat penuh dari program ini, di mana kondisi jalan yang lebih terang akan berdampak langsung pada peningkatan keselamatan berlalu lintas dan menekan angka kriminalitas di malam hari.
NK



















