Martapura,KabarOnenews.com- Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar melalui Bidang Kepemudaan kembali menggelar Pelatihan Kewirausahaan bagi pemuda, bertempat di Aula Disbudporapar, Kamis (27/11/2025).
Sebanyak 50 pemuda-pemudi dari berbagai Desa dan kelurahan mengikuti pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas serta daya saing wirausaha pemula, khususnya dalam aspek kemandirian ekonomi.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja baru di Kabupaten Banjar.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Disbudporapar Banjar, H Irwan Jaya, didampingi Kabid Kepemudaan Muhari serta Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda, Supriyadi.
Dalam sambutannya, Irwan Jaya menegaskan bahwa pemuda memiliki peran penting sebagai agen perubahan, agen pembaruan, dan agen pembangunan daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan serta meningkatkan kapasitas sumber daya pemuda agar mampu bersaing di era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Ikuti pelatihan ini dengan maksimal, serap ilmunya, dan terapkan dalam mengembangkan usaha kalian,” pesan Irwan Jaya.
Sementara itu, Kabid Kepemudaan Muhari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu indikator kinerja utama bidang kepemudaan dalam memfasilitasi peningkatan kemampuan wirausaha pemula.
Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya telah menjadwalkan lima kali pelatihan kewirausahaan dengan tema yang berbeda. Pada pelatihan kali ini, diangkat tema “Pemuda Kreatif, Wirausaha Adaptif, Strategi Bisnis di Dunia Serba Digital.”
“Lima puluh peserta ini memiliki potensi besar dalam mendukung keberhasilan program-program kepemudaan,” ujar Muhari.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Disbudporapar Banjar Irwan Jaya dan Normalina dari BPSDM Kalsel, yang membawakan materi terkait teknik public marketing kewirausahaan serta pemanfaatan dunia digital sebagai strategi pengembangan usaha.
Dengan adanya pelatihan ini, Disbudporapar Banjar berharap semakin banyak pemuda yang mampu mengembangkan usaha secara kreatif dan adaptif, serta menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah.
By: Herpani
Sumber: RSB

















