kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Opini

Ketahanan UMKM Indonesia di Tengah Arus Produk Asing: Menakar Daya Saing, Menatap Peluang Baru

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
10 bulan yang lalu
Ketahanan UMKM Indonesia di Tengah Arus Produk Asing: Menakar Daya Saing, Menatap Peluang Baru
60
VIEWS

Oleh: Dr. H. Abid Muhtarom, SE., S.Pd.,MSE
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA)

Lamongan, KabarOneNews.com-UMKM sejak lama menjadi fondasi ekonomi nasional, menopang penyerapan tenaga kerja sekaligus menjaga stabilitas dalam berbagai situasi krisis. Namun, lanskap persaingan saat ini berubah jauh lebih cepat dan kompleks. Arus produk asing dan ekspansi pelaku usaha dari negara-negara tetangga, termasuk Singapura dan Cina, menghadirkan tekanan baru yang menuntut UMKM Indonesia untuk bergerak lebih strategis, adaptif, dan inovatif. Tantangan ini bukan hanya soal kualitas produk, tetapi juga mencakup penguasaan teknologi, strategi pemasaran modern, hingga kemampuan membaca tren konsumen secara presisi.

Berita‎ Terkait

Di Lemah Pemilihan Anggota BPD di Lamongan: Ketika Demokrasi Desa Diuji

Membangun Sinergitas Kesbangpol, LSM, dan Media Demi Lamongan yang Kondusif

Pencurian Rp100.000 Berujung Ancaman Pidana Berat: Analisis Kritis Pasal Pencurian dengan Pemberatan

Fenomena masuknya UMKM Singapura ke Indonesia adalah salah satu contoh nyata bagaimana dinamika ekonomi regional mendorong pelaku usaha lintas negara untuk mencari pasar yang lebih prospektif. Dengan biaya sewa ruko dan operasional yang sangat tinggi di negara mereka, para pelaku usaha Singapura melihat Indonesia sebagai ceruk pasar besar dengan biaya usaha yang relatif lebih rendah. Produk-produk yang mereka hadirkan bukan hanya kompetitif secara kualitas, tetapi juga ditopang oleh manajemen usaha yang rapi, standar pelayanan tinggi, dan strategi promosi terukur. Kondisi ini menunjukkan bahwa keunggulan geografis atau pasar domestik yang besar tidak lagi menjadi benteng pertahanan yang otomatis bagi UMKM lokal.

Situasi semakin menantang ketika produk-produk UMKM Cina memasuki pasar Indonesia dengan agresivitas yang terukur. Produk semacam Momoyo memperlihatkan bagaimana riset pasar yang mendalam, efisiensi produksi berbasis teknologi, desain modern, dan strategi pemasaran yang berlapis mampu menghasilkan produk berkualitas dengan harga yang sangat bersaing. Konsumen, pada akhirnya, memilih produk yang menawarkan nilai terbaik baik dari sisi harga, estetika, maupun konsistensi kualitas. Inilah realitas yang harus dihadapi UMKM Indonesia: merebut hati konsumen tidak cukup dengan semangat lokal, tetapi harus dibarengi dengan profesionalitas dalam pengelolaan usaha.

Di sisi lain, preferensi investor lokal yang lebih memilih membeli waralaba asing daripada mendukung UMKM dalam negeri menambah beban kompetisi. Waralaba internasional hadir dengan SOP yang solid, manajemen matang, serta brand global yang sudah dipercaya. Hal ini menimbulkan persepsi bahwa mengelola usaha asing lebih aman dan menjanjikan daripada membesarkan merek lokal. Padahal, jika UMKM Indonesia dibekali dengan sistem manajemen yang terstandar, dukungan pelatihan, dan strategi branding yang tepat, maka daya saingnya tidak kalah.

Untuk memperkuat ketahanan UMKM, langkah konkret harus ditempuh secara simultan. Peningkatan literasi bisnis dan digital perlu menjadi prioritas, agar pelaku usaha tidak lagi menjalankan bisnis secara intuitif semata, tetapi berbasis data dan perencanaan. Akses permodalan yang murah dan inklusif harus diperluas melalui peran aktif koperasi, BMT, bank daerah, dan lembaga keuangan syariah. Strategi branding yang kuat, pemanfaatan media digital, dan kolaborasi dengan komunitas kreatif harus menjadi bagian dari transformasi pemasaran UMKM. Selain itu, pembentukan klaster industri UMKM dapat menjadi mesin efisiensi baru yang menekan biaya produksi dan menguatkan jejaring usaha.

Perguruan tinggi, termasuk UNISLA, memiliki mandat strategis untuk memperkuat UMKM melalui riset aplikatif, pendampingan, dan inkubasi bisnis. Keterlibatan akademisi menjadi kunci dalam membantu UMKM membaca tren, menciptakan inovasi produk, dan membangun model usaha yang berkelanjutan.

Akhirnya, arus produk asing tidak bisa dihindari dalam era global yang tanpa sekat. Namun, dengan kesiapan strategi, kualitas, dan kolaborasi, UMKM Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berpeluang menguasai pasar domestik dan menembus dunia. Inilah momentum untuk meneguhkan UMKM sebagai pilar ekonomi nasional yang tangguh dan berdaya saing global.(*).

SendShareTweet

Related‎ Posts

Di Lemah Pemilihan Anggota BPD di Lamongan: Ketika Demokrasi Desa Diuji
Opini

Di Lemah Pemilihan Anggota BPD di Lamongan: Ketika Demokrasi Desa Diuji

Agustus 25, 2026
80
Membangun Sinergitas Kesbangpol, LSM, dan Media Demi Lamongan yang Kondusif
Opini

Membangun Sinergitas Kesbangpol, LSM, dan Media Demi Lamongan yang Kondusif

Agustus 1, 2026
60
Pencurian Rp100.000 Berujung Ancaman Pidana Berat: Analisis Kritis Pasal Pencurian dengan Pemberatan
Opini

Pencurian Rp100.000 Berujung Ancaman Pidana Berat: Analisis Kritis Pasal Pencurian dengan Pemberatan

Juli 22, 2026
16
KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN
Opini

KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN

Juni 29, 2026
21
Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM
Opini

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM

Maret 8, 2026
38
Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan
Opini

Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan

Maret 2, 2026
45
MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih
Opini

MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih

Maret 1, 2026
45
Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri
Opini

Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri

Februari 24, 2026
53
Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart
Opini

Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart

Februari 20, 2026
57
Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026
Opini

Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026

Februari 17, 2026
97

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Dua Pencuri Besi Rongsokan Di Lamongan Babak Belur Di Gebukin Warga, Justru Pelaku Laporkan Balik Dugaan Penganiayaan

Dua Pencuri Besi Rongsokan Di Lamongan Babak Belur Di Gebukin Warga, Justru Pelaku Laporkan Balik Dugaan Penganiayaan

2 bulan yang lalu
105
Penandatanganan KUA-PPAS 2026, Fondasi APBD Tanah Bumbu Dimatangkan

Penandatanganan KUA-PPAS 2026, Fondasi APBD Tanah Bumbu Dimatangkan

1 tahun yang lalu
54
DPRD Tanah Bumbu Dukung Upaya P4GN Melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba

DPRD Tanah Bumbu Dukung Upaya P4GN Melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba

3 bulan yang lalu
27

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

    PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUGAAN PENYALAHGUNAAN DANA BUMDES KETAHAN PANGAN RP158 JUTA DI DESA KEBUNAGUNG Sapi Beli 5 Ekor Tinggal 1, Pembangunan Kandang Tak Terealisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serbu Waduk Gondang! Vespa Party 2 Bagi 500 Pecel Lele Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JPU Tuntut 4 Tahun Penjara Pelaku Importasi HP Ilegal, Berpotensi Melarikan Diri Sebelum Vonis Dibacakan Hakim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hakim PN Jakut Diduga Langgar Kode Etik Membiarkan Terdakwa Bebas Demi Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA