Pangkalpinang, Kabar One – Sejumlah warga Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan merasa terganggu dengan keberadaan sebuah menara (tower) telekomunikasi milik Telkomsel yang berada dekat pemukiman, di Jalan Bom RT 08 desa Batu betumpang.
Mereka merasa terancam akan keselamatannya karena sejumlah dampak telah timbul dari keberadaan menara telekomunikasi tersebut.
Karena sudah dua kali kejadian petir diduga menyambar menara tersebut, yang pantulan sambaran petir telah menyebabkan sejumlah rumah pada radius didekat menara terkena imbas.
Seperti kejadian belum lama ini pada Sabtu (1/3/2025) lalu, dimana sebuah sambaran petir tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan pada rumah-rumah yang terkena.
Kerusakan yang dialami warga berupa kwh meteran listrik , bohlam lampu serta alat-alat elektronik terkena dampak kerusakan.
Dan terakhir kali pada Rabu pagi kemarin (12/3/2025) lalu, juga terdengar suara dentuman dari menara, yang tambah membuat warga disekitaran menara jadi bergidik.
Selain hal tersebut, ternyata paparan radiasi dari sinyal menara melingkupi radius sekitar 72 meter berpengaruh juga pada kesehatan warga disekitar.
Yang menurut warga, dapat menimbulkan pusing, hingga tekanan darah (tensi) jadi naik.
Karena beberapa alasan tersebut, sejumlah warga melalui wakilnya, yaitu Yuda Wastuti kemudian membuat surat pengaduan kepada Kantor Ombusdman RI Perwakilan Propinsi Bangka belitung di Pangkalpinang.
“Hari ini Kamis (13/3/2025) kami menyampaikan surat pengaduan terkait ancaman keselamatan kami akibat keberadaan tower telkomsel yang dimaksud, kepada Kantor Ombusdman. “Kata Yuda.
Surat pengaduan ini kemudian telah secara resmi diterima salah seorang Staff Ombusdman RI Perwakilan Babel, yaitu Umi Salamah.
“Alhamdulilah surat aduan kami telah diterima Staff Kantor Ombusdman RI yaitu Umi Salamah. “Ujarnya.
Yuda berharap, dengan adanya laporan ini agar pihak Ombusdman RI dapat membantu menyelesaikan sejumlah persoalan dampak yang dialami warga akibat adanya menara telekomunikasi yang berdiri ditengah pemukiman tersebut.
“Harapan kami, agar ada penyelesaian terhadap sejumlah dampak yang ditimbulkan, agar hak-hak kami dipenuhi oleh pemilik menara tersebut. “Harap Yuda. (Har)



















