SEMARANG, kabaronenews.com -Pelaksanaan shalat Idul fitri di Masjid Al Fattah, Sugriwo Krapyak Semarang berlangsung tertib dan khusyuk. Imam memimpin takbir dengan lantunan yang menggema, menciptakan suasana religius yang semakin mendalam serta
menghadirkan ketenangan batin bagi setiap jamaah yang hadir.
Namun momen menggetarkan terjadi saat bacaan doa pada khutbah kedua digemakan oleh Imam dan khotib ustadz Amir Fatah atau biasa akrab disapa Gus Mirfa.
Puncak haru terasa ketika pengasuh majelis dzikir dan ta’lim Teras Mirfa tersebut berdoa sembari tak kuasa menahan air mata.
” Kita tidak tahu apakah tahun depan kita masih bisa mendengar lantunan takbir seperti ini. Mungkin ini adalah Idul Fitri terakhir bagi sebagian kita,” kata ustadz Amir dihadapan ratusan jamaah sebelum berdoa.
Suasanapun seketika menjadi emosional, sebagian besar jamaah yang berada di dalam masjid ataupun di luar masjid hingga meluber ke jalan tak kuasa membendung air mata.
Terlebih munajat yang dilantunkan ustadz Amir tentang permohonan ampunan atas dosa dan khilaf setiap diri, ampunan dosa kedua orang tua.
“Jika mereka (orang tua) masih ada, muliakanlah masa tuanya. Jika mereka telah tiada, lapangkanlah kuburnya dengan cahaya-Mu. Balaslah setiap tetes keringat ayah kami dan setiap tetes air mata ibu kami dengan surga-Mu yang paling tinggi,” pinta Ustadz Amir dalam doanya disambut tangis haru jamaah.
” Saya merasa terharu, tersentuh banget ketika ustadz Amir berdoa, karena kebetulan kedua orang tua saya sudah lama meninggal, semoga doa kita bersama ustadz Amir tadi di amini malaikat dan di ijabah oleh Allah, ” kata Tutik (55) warga sekitar masjid Al Fattah, Sabtu (21/3/2026).
Hal senada juga dituturkan oleh Ibu Wati Rakasiwi (59) warga Perum Palem Mas Sugriwo, Krapyak Semarang.
“Saat doa tadi spontan air mata saya menetes , terasa menyentuh dan membuat saya terharu dan ternyata jamaah putri yang berada disamping sayapun juga menangis,” ujar Ibu rumah tangga yang sudah dikaruniai lima cucu ini.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di masjid Al Fattah Sugriwo Krapyak Semarang mengusung tema ” Menjadi Generasi Rabbani ”
Untuk diketahui, masjid Al Fattah juga meraih predikat juara 1 lomba takbir keliling tingkat kelurahan Krapyak.
Lomba takbir keliling dihelat pada Jumat (20/3/2026) atau malam takbiran diikuti seluruh perwakilan masjid dan mushala di wilayah kelurahan Krapyak.
AF


















