Lamongan,Kabaronenews.com – Upaya konfirmasi awak media Dapur SPPG 1 program Makan Bergizi Gratis MBG di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan menemui jalan buntu. Selasa 01/09/2026, Kepala SPPG Ibu Tiara tidak berada di lokasi dan tidak merespon saat dihubungi.
Saat tiba di lokasi dapur MBG, awak media hanya bertemu petugas sekuriti.
“Ijin pak, perkenalkan saya Mas Anjani dari kabaronenews.com. Ijin bisa ketemu sama Kepala SPPG Ibu Tiara atau yang bertanggung jawab di dapur ini,” ujar Mas Anjani.
Sekuriti lalu bertanya apakah sudah ada janji. “Belum pak, makanya saya kesini mau ketemu langsung,” jawab awak media.
Sekuriti kemudian meminta menunggu. Beberapa menit kemudian ia keluar dan mengatakan tidak diperbolehkan masuk. Bahkan sekuriti sempat memperlihatkan chat WA ke saya yang dari pimpinan yg bunyinya jangan boleh masuk.
Karena tidak bisa bertemu langsung, awak media mencoba menghubungi Ibu Tiara via WhatsApp dan telepon. Panggilan WhatsApp sebanyak 4 kali tidak diangkat.
Beberapa saat kemudian Ibu Tiara membalas via WA:
_“Wa’alaikumsalam. saat ini sedang tidak didapur bapak, Mohon maaf untuk rencana kedapur dalam rangka keperluan apa nggih?”_
Awak media kemudian menjelaskan maksud kedatangan.
_“Ijin ibuk kami sebagai media mitra dari pemerintah terkait program Bapak Presiden Prabowo. Kebetulan dengan adanya viralnya terkait menu ayam yg masih ada darahnya atau bisa di bilang masih menta yang ada di dapur MBG yg anda kelola minta tanggapannya seperti apa trimakasih”_
Namun hingga berita ini diturunkan tidak ada respon lanjutan dari Kepala SPPG Ibu Tiara.
Padahal dapur SPPG MBG adalah program pemerintah dengan anggaran negara yang penggunaan dan kualitas makanannya wajib terbuka untuk pengawasan publik dan pers.
Warga Desa Plaosan berharap pengelola SPPG bersikap transparan. Terlebih isu yang beredar terkait menu ayam yang masih mentah/ada darahnya perlu segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan keresahan orang tua murid.(Red).



















