Lamongan, KabarOneNews.com-Guna memacu percepatan ekonomi berbasis digital serta menguatkan potensi kebudayaan lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 Universitas Billfath menggelar acara Pasar Rakyat yang dipusatkan di kawasan bersejarah Situs Candi Patakan atau Taman Candi Airlangga, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, pada Selasa (25/8/2026).
Kegiatan akbar yang terselenggara atas kerja sama erat dengan Pemerintah Desa Pataan ini diawali sejak pagi hari melalui kegiatan jalan santai yang diikuti dengan penuh antusias oleh hampir seluruh warga desa. Suasana kebersamaan semakin meriah tatkala panitia menggelar pengundian kupon berhadiah yang diselingi alunan musik hiburan rakyat.
Puncak kemeriahan peresmian pasar rakyat ini ditandai dengan aksi peragaan simbolis transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bersama Kepala Desa Pataan di area panggung utama. Langkah inovatif ini dihadirkan untuk memperkenalkan sistem finansial modern yang praktis dan aman kepada para pedagang serta masyarakat luas.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para warga yang hadir memeriahkan acara ini. Ucapan terima kasih juga kami berikan kepada panitia, warga hingga perangkat desa serta para mahasiswa KKN yang bekerja sama hingga acara ini terlaksana dengan lancar”, Ujar Bapak Subkari Cahyo Utomo, selaku Kepala Desa Pataan.
Rangkaian kegiatan berlanjut hingga malam hari dengan digelarnya pentas seni meriah yang menampilkan kreativitas anak-anak serta warga setempat, sekaligus dirangkai dengan penyerahan hadiah berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81.
Muhammad Yusuf selaku Koordinator Desa KKN Universitas Billfath menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di kawasan situs purbakala bertujuan ganda, yakni mendorong digitalisasi UMKM sekaligus mempromosikan pariwisata budaya agar warisan leluhur Desa Pataan semakin dikenal luas.
“Pengalaman dari universitas yang kami dapatkan kini dapat diterapkan secara nyata di lingkungan masyarakat, memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kolaborasi membangun desa berbasis potensi lokal dan digital, terutama di Desa Pataan ini”, ujarnya.
Ia juga menambahkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian acara dari pagi hingga malam hari. “Alhamdulillah, Pasar Rakyat yang kami selenggarakan berjalan dengan lancar dan penuh antusias. Melalui peragaan simbolis transaksi QRIS bersama Pak Kades ini, kami ingin mendorong terwujudnya digitalisasi UMKM tanpa mengesampingkan nilai-nilai kebudayaan lokal”, lanjutnya.
Melalui gelaran Pasar Rakyat, peragaan transaksi digital, serta semarak pentas seni budaya ini, Pemerintah Desa Pataan dan Universitas Billfath berharap Desa Pataan dapat terus tumbuh menjadi desa mandiri yang maju secara ekonomi, tangguh di era digital, serta lestari budayanya.(****).


















